RM.id Rakyat Merdeka - Benteng pertahanan budaya sebuah bangsa akan kokoh jika punya nilai-nilai kuat yang dianut. Nilai-nilai itu menjadi sistem keyakinan bersama. Nilai-nilai yang mewarnai perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Nilai yang telah terinternalisasi dalam belief system inilah yang akan melahirkan tindakan, perbuatan, dan kebiasaan. Ya, kebiasaan kolektif sebuah bangsa. Kebiasaan itu mengandung arti bahwa nilai-nilai itu telah merasuk dan membentuk gen ideologis setiap warga bangsa.
Baca juga : Tantangan Implementasi Sekolah Gratis
Kebiasaan itu akan menentukan dan mengkristal menjadi kenyataan hidup yang dilakoni bersama. Semua akan saling terlihat, saling terdengar, dan saling terasa. Kebiasaan itu menjadi wajah bangsa.
Nilai-nilai kebangsaan yang merealita ini menentukan relasi antarsesama warga negara. Kesepakatan-kesepakatan. Pada akhirnya akan menjadi identitas: jati diri bangsa. Nilai-nilai itu terkandung dalam ideologi bangsa, yaitu Pancasila.
Baca juga : Sulitnya Batasi BBM Subsidi
Bangsa ini baru saja merayakan Hari Lahir Pancasila. Sebuah hari yang sakral yang dijadikan libur nasional. Hari yang menjadi pengingat bagi kita semua mengenai pentingnya menguatkan jati diri bangsa.
Pemerintah terus berupaya mengkampanyekan pentingnya nilai-nilai Pancasila di tengah era digital saat ini. Dengan berbagai cara, Pancasila harus menjadi nilai yang melandasi setiap gerak perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Jangan sampai nilai-nilai Pancasila pudar tergerus oleh algoritma yang menjejali generasi muda.
Baca juga : Menabung Air Hujan
Tokoh-tokoh yang dilibatkan dalam upaya merevitalisasi Pancasila di tengah masyarakat juga bukan sembarang. Banyak orang berpendidikan dan pernah menduduki posisi penting di negeri ini.
Kita berharap, mereka menemukan formula repackaging Pancasila yang tepat, yang bisa diterima secara luas oleh generasi digital. Generasi masa depan bangsa ini. Sehingga, ketika tampil memimpin bangsa di kemudian hari, mereka hidup dengan nilai-nilai yang jelas ke-Indonesiaannya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.