Sebelumnya
Untuk mengembalikan prestasi bulutangkis Indonesia, Luluk memberikan evaluasi jangka pendek maupun jangka panjang. Menurut mantan pemain ganda putra yang berpasangan dengan Alvent Yulianto itu, mengembalikan kepercayaan diri atlet merupakan evaluasi jangka pendek. Sebab, ini merupakan beban psikologis yang berat bagi para atlet. Mereka juga tetap menjalani kualifikasi Olimpiade Paris 2024.
Untuk evaluasi jangka menengah dan panjang, Luluk menyarankan, membuat regenerasi dengan sistem pembinaan baik. Tentunya, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) sudah tahu sistem pembinaan usia muda sampai elite senior yang baik.
Baca juga : Tekuk China, Tim Dragon Boat Putra Indonesia Sumbang Emas
“Sebelumnya, PBSI sudah mampu melewati hal-hal seperti ini, dengan catatan mereka mau mendengar dan membina dengan nilai-nilai yang ada dalam olah raga, “ ujar Luluk.
Kendati gagal meraih medali di Asian Games, Luluk tetap memberi semangat. Para atlet harus kembali bangkit dan berlatih lebih keras agar prestasi bulutangkis Indonesia dapat kembali meningkat.
Baca juga : Gregoria Hancurkan Malaysia
“Tongkat estafet bulutangkis Indonesia yang hebat ada pada pundak para pebulu tangkis nasional saat inin dan para pemain muda. Segera lupakan kekalahan dan berdiri dengan kepala tegak. Berlatih lebih keras agar Indonesia tetap berada di Puncak,” kata Luluk.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu 7/10/2023 dengan judul Badminton Asian Games 2023, Tim Merah-Putih Gagal Total
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.