RM.id Rakyat Merdeka - Dendam kesumat bakal mengiringi pertarungan Spanyol kontra Prancis di babak semifinal Euro 2024 di Allianz Arena, dini hari nanti. Dua tim raksasa Eropa ini bakal berebut tiket menjadi raja di Benua Biru.
Jelang laga tersebut, Tim Matador -julukan Spanyol, punya modal bagus untuk melampiaskan dendamnya kepada Tim Ayam Jantan -julukan Prancis, usai dikalahkan 1-2 di laga final UEFA Nations League 2021.
Spanyol juga menelan kekalahan dari Prancis di babak 16 besar Piala Dunia 2006. Saat itu Spanyol kalah 1-3 dari Prancis lewat gol Franck Ribery, Patrick Vieira, dan Zinedine Zidane. Sedangkan gol Spanyol dicetak David Villa melalui penalti.
Melihat perjalanan Spanyol di ajang Euro 2024 terbilang mulus alias tanpa hambatan. Tim asuhan Luis de la Fuente ini belum terkalahkan dalam lima pertandingan terakhirnya dengan mencetak 11 gol dan dua kali kebobolan. Dua tim raksasa Eropa berhasil tertunduk lemas Ketika diseruduk Tim Matador.
Baca juga : Grand Slam Wimbledon 2024, Sinner Ditantang Medvedev
Kedua tim tersebut adalah Italia (1-0) dan Jerman (2-1). Tapi jelang laga perebutan tiket final Euro 2024, Spanyol dipusingkan dengan absennya beberapa pemain pilar seperti Pedri (cedera), Dani Carvajal dan Robin Le Normand (akumulasi kartu). Mau tidak mau, Luis de la Fuente harus melakukan rotasi. Nacho Fernandez, Jesus Navas dan Alejandro Grimaldo diperkirakan bakal mengambil kekosongan tersebut.
Spanyol memastikan lolos ke semifinal usai mengalahkan tuan rumah Jerman 2-1 pada perempat final Euro 2024, Jumat (5/7/2024) malam. Dua gol Spanyol dalam laga tersebut dicetak Dani Olmo pada menit ke-51 dan Mikel Merino pada menit ke-119. Sedangkan gol semata wayang tuan rumah dicetak Florian Wirtz pada menit ke-89.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente mengatakan, timnya sebagai “Kuda Pemenang” setelah berhasil mengalahkan tuan rumah, Jerman 2-1.
“Tim ini seperti kuda pemenang, saya bangga bisa melatih para pemain ini, mereka tidak pernah mau puas,” ujar pelatih berusia 63 tahun itu usai pertandingan yang dikutip AFP.
Baca juga : Ajakan Mahfud MD: Terima Hasil Pilpres, Jangan Marah Mulu
De la Fuente mengatakan, para pemainnya memiliki mental dan daya juang luar biasa setelah bermain hingga perpanjangan waktu untuk meraih kemenangan dramatis atas Jerman.
“Mereka terbiasa berkompetisi di level tertinggi dan mereka punya peluang menjuarai turnamen ini,” imbuhnya.
Luis de la Fuente memberi pesan kepada pemain mudanya, Lamine Yamal jelang semi final melawan Prancis. Pelatih Spanyol itu meminta Yamal tak terlalu banyak membawa bola sendirian.
Lamine Yamal jadi sorotan jelang duel ini. Pemain berusia 16 tahun jadi motor penggerak serangan Tim Matador dan selalu tampil sebagai starter sejak awal Euro 2024. Tiga assist sudah dipersembahkan Lamine Yamal di ajang Piala Eropa 2024 ini, termasuk saat memberi umpan untuk gol Dani Olmo ke gawang Jerman di perempatfinal. Dia pun memuncaki daftar top assist sementara turnamen bersama punggawa Belanda, Xavi Simons.
Baca juga : Survei Pilgub Jateng, Kaesang Mulai Melejit
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa, 9 Juli 2024 dengan judul Semifinal Euro: Spanyol Vs Prancis, Duel Pelampiasan Dendam Kesumat
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.