Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Partai Golkar dan Gerindra memilih jalan politik berbeda di Banten. Meskipun sama-sama tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM), Golkar dan Gerindra tak bisa disatukan dalam urusan Pilkada di Banten. Baik di tingkat provinsi, kota atau kabupaten. Golkar punya jagoan sendiri, Gerindra juga punya jagoan sendiri.
Di tingkat provinsi, Gerindra mengusung duet Andra Soni dan Dimyati Natakusumah sebagai Cagub dan Cawagub Banten. Andra merupakan Sekretaris DPD Gerindra Banten yang menjabat sebagai Ketua DPRD Gerindra Banten.
Sedangkan Golkar jauh-jauh hari sudah memastikan akan mengusung kadernya sendiri yang mantan Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany. Surat tugas untuk Airin maju sebagai cagub Banten sudah diserahkan Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, sejak bulan lalu.
Baca juga : Hasto Kristiyanto: Ada Ikatan Emosional Basarah Dan Muhaimin
Selain di level provinsi, untuk Pilkada di daerah tingka II di Banten, Gerindra dan Golkar juga ikut pisah jalan. Di Pilkada Kota Tangsel misalnya, Golkar dan Gerindra punya jagoan masing-masing.
Partai yang dinakhodai Prabowo Subianto resmi mengusung Ahmad Riza Patria dengan Marshel Widianto di Pilkada Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Meski begitu, Gerindra membutuhkan sedikitnya dua kursi DPRD Tangsel untuk bisa mengusung pasangan Ariza-Marshel.
Gosipnya, partai yang akan merapat ke Gerindra adalah PAN. Hasil Pileg 2024, partai yang dipimpin Zulkifli Hasan ini memperoleh dua kursi dari total 50 kursi di DPRD Tangsel.
Baca juga : Jazilul Fawaid: Politik Itu Kompromi Bukan Harga Mati
Sedangkan Golkar kemungkinan besar mengusung petahana: Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan. Benyamin merupakan wakilnya Airin saat memimpin Tangsel 2 periode.
Selain di Tangsel, Golkar-Gerindra berpeluang berpisah untuk Pilkada Kota Tangerang. Gerindra telah resmi mengusung Faldo Maldini dan Muhammad Fadlin Akbar. Sementara Golkar, memang belum secara resmi memutuskan jagoannya. Namun, beredar kabar bahwa Beringin akan memajukan Sachrudin.
Di Kabupaten Tangerang, Gerindra telah memberikan surat rekomendasinya kepada Maesyal Rasyid dan Intan Nurul Hikmah. Keputusan Gerindra ini berbeda dengan Golkar yang sejak lama akan Mad Romli.
Baca juga : Kementerian ESDM Luncurkan Situs Energi Baru Terbarukan
Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengamini, Gerindra dan Golkar tak bisa disatukan di Banten. “Di Banten itu memang ada perbedaan dalam memilih pasangan calon untuk di Pilgub,” kata Dasco saat dihubungi, Minggu (7/7/2024) malam.
Meski begitu, Dasco menganggap perbedaan Gerindra dan Golkar di Banten tidak bisa digeneralisasi. Sebab, kata dia, di daerah lain, Golkar dan Gerindra tetap berkoalisi untuk mengusung paslon yang sama.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya