Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner, melangkah mulus ke perempat final Grand Slam Wimbledon 2024. Sinner menjinakkan unggulan ke-14 Ben Shelton. Di babak perempat final, Sinner akan ditantang petenis Rusia, Daniil Medvedev.
Berlaga di Kompleks All England Lawn Tennis and Croquet Club, Wimbledon, London, Inggris, kemarin, Sinner berhasil menang atas Ben Shelton.
Petenis asal Italia itu menang dengan skor 6-2, 6-4, 7-6(9) untuk mencapai perempat final untuk ketiga kalinya berturut-turut. Di delapan besar, Sinner akan bertemu unggulan lima asal Rusia Daniil Medvedev.
Baca juga : Ajakan Mahfud MD: Terima Hasil Pilpres, Jangan Marah Mulu
“Saya menang beruntung. Sejujurnya saya tidak tahu harus berkata apa,” ujar Sinner.
Unggulan teratas asal Italia berusia 22 tahun itu tengah berusaha memenangkan Grand Slam lapangan rumput untuk pertama kalinya. Penampilan terbaik Sinner di Wimbledon terjadi pada 2023 saat dia kalah dari Novak Djokovic di babak semifinal.
Di laga lain, juara bertahan turnamen, Carlos Alcaraz, berhasil mengatasi keterpurukan di tengah pertandingan untuk mencapai perempat final Wimbledon. Alcaraz mengalahkan petenis Prancis Ugo Humbert dalam laga empat set dengan skor 6-3, 6-4, 1-6, 7-5.
Baca juga : Survei Pilgub Jateng, Kaesang Mulai Melejit
Di laga ini, tampak tidak terlalu menyenangkan bagi Alcaraz. Penampilannya tidak menentu, membuatnya kehilangan servis sebanyak lima kali. Bahkan, petenis peringkat tiga dunia itu melakukan 33 kesalahan sendiri yang tidak seperti biasanya.
“Bermain melawan pemain kidal selalu rumit, tidak peduli permukaan lapangannya,” kata Alcaraz usai berlaga.
Petenis Spanyol ini mengaku telah belajar dari pengalaman itu. Dia cukup senang dengan permainannya, meski harus jatuh bangun menyelamatkan bola hasil pukulan laan.
Baca juga : Tetap Pake Sirekap, KPU Nggak Ada Kapok-kapoknya
“Tidak peduli di bagian lapangan mana, saya hanya mencoba berlari,” kata petenis 21 tahun itu.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya