RM.id Rakyat Merdeka - Timnas Spanyol mengemban misi meraih kemenangan pertama saat melawan Swiss pada matchday 2 UEFA Nations League A 2024/2025 Grup 4 di Stade de Geneve (Jenewa), dini hari nanti. Tuan rumah juga mengemban misi sama dengan Tim Matador-julukan Spanyol, yakni meraih kemenangan.
Diketahui, Swiss dan Spanyol sama-sama gagal menang di laga tandang pada matchday pertama. Swiss kalah 0-2 di kandang Denmark, sedangkan sang juara Euro 2024 bermain imbang 0-0 di kandang Serbia.
Swiss sebenarnya punya peluang untuk mengamankan setidaknya satu poin. Namun, kebobolan dua gol di menit-menit akhir, tepatnya pada menit 82 (Patrick Dorgu) dan menit 90+2 (Pierre-Emile Hojbjerg).
Swiss juga kehilangan dua pemain. Nico Elvedi dikartu merah di menit 52, dan Granit Xhaka mendapatkan kartu kuning kedua di menit 87.
Baca juga : Pemprov Kudu Buka Posko Pengaduan Di RT Dan RW
Sementara, Spanyol bukannya tanpa peluang saat melawan Serbia. Spanyol bahkan mencatatkan total 21 tembakan dalam laga tersebut. Tetapi, penyelesaian akhir yang kurang optimal membuat Spanyol hanya punya lima tembakan tepat sasaran, yang tak satu pun bersarang di gawang Serbia.
Dengan hasil ini, Swiss menempati peringkat ke-4 klasemen Grup 4 Liga A dengan 0 poin. Sementara, Spanyol mengumpulkan 1 poin dan menempati peringkat 3, di bawah Denmark dan Serbia.
Pertemuan terakhir Swiss dan Spanyol adalah di UEFA Nations League pada tahun 2022. Waktu itu, mereka sama-sama menang tandang. Spanyol menang 1-0 di kandang Swiss, sedangkan Swiss menang 2-1 di kandang Spanyol.
Karena itu, Swiss bakal berupaya bangkit saat menghadapi Spanyol. Meski tidak mudah, La Nati bakal mengusahakan untuk minimal meraih poin di kandang sendiri. Pasalnya, jika kembali tumbang, posisi mereka bakal semakin sulit untuk bisa melaju ke fase berikutnya.
Baca juga : Garuda Hajar 2 Gajah Perang
Dalam konferensi pers setelah laga melawan Denmark, pelatih Swiss, Murat Yakin kecewa dengan keputusan wasit. Pasalnya, timnya memulai laga dengan baik tetapi kartu merah Nico Elvedi membuat kesulitan. Ditambah lagi, Granit Xhaka juga mendapat kartu kuning ke-2 di babak kedua.
“Kartu merah Nico Elvedi, mengubah segalanya. Kami kehilangan kendali permainan setelah itu dan banyak keputusan wasit yang merugikan kami,” kata Murat Yakin seperti dikutip dari 𝘋𝘢𝘪𝘭𝘺𝘮𝘢𝘪𝘭, Sabtu (7/9/2024).
Sementara, juara EURO 2024, Spanyol, juga tampil kurang menjanjikan di laga pertama UNL 2024/2025. Tampil dengan komposisi pemain yang tidak jauh berbeda dengan tim juara Piala Eropa, anak asuh Luis de la Fuente kesulitan membongkar pertahanan Serbia.
Dalam laga tersebut, Spanyol sebetulnya tampil dominan tetapi gagal memanfaatkan peluang yang dimiliki menjadi gol.
Baca juga : Alexander Marwata Akui Nilai Rapor KPK Pas-pasan
Sepanjang laga, Lamine Yamal dan kawan-kawan membuat 21 upaya mencetak gol, tetapi hanya 1 yang berhasil mengarah ke gawang. Sisanya melebar dan berhasil di blok oleh pertahanan lawan.
Permainan low block yang diterapkan Serbia berhasil meredam Spanyol. Hal itu pun diperkirakan bakal coba diterapkan oleh Swiss dalam upaya mereka meraih poin di UNL 2024/2025. Terlebih, mereka memiliki pemain-pemain cepat untuk melakukan serangan balik.
Laporan ABC menyebut, di laga nanti La Nati tidak diperkuat oleh Nico Elvedi dan Granit Xhaka yang menerima kartu merah di laga kontra Denmark.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu, 8 September 2024 dengan judul Swiss Vs Spanyol, Misi Meraih Kemenangan
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.