RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memastikan dua asisten pelatih lokal akan bergabung dalam tim kepelatihan Patrick Kluivert, pelatih kepala Timnas Indonesia. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi transfer pengetahuan untuk meningkatkan kualitas pelatih lokal di Indonesia.
“Karena memang hasil diskusi saya Patrick Kluivert dan tim sejak awal ingin ada transfer knowledge untuk pelatih- pelatih kita,” kata Erick, Senin (20/1).
Ia menerangkan bahwa PSSI ingin mengembangkan talent pool pelatihan yang lebih besar. Walaupun saat ini sudah punya 200 program untuk mendidik 5000 pelatih saat ini.
“Peningkatannya hampir 40 persen dan ini lisensi dari yang D hingga A bahkan Pro dan kita beberapa kali juga mengundang FIFA dan AFC,” tururnya.
Baca juga : Kluivert Bertekad Bina Pemain Lokal
Menurut Erick, PSSI akan menyaring 10 kandidat dari database pelatih lokal yang ada, sebelum akhirnya dipilih dua nama oleh Patrick Kluivert dan timnya. Baru kemudian dari 10 nama itu akan diusulkan untuk dipilih Patrick Kluivert masuk dalam timnya.
“Jadi talent pool ini harus benar benar kita dorong, kebetulan agreement kluivert harus ada transfer knowledge kita cari dua asisten pelatih lokal yang terbaik bisa nantinya menyatu dengan tim,” tegasnya.
Menurut Erick, hal ini merupakan upaya PSSI dalam meningkatkan kualitas pelatih Indonesia secara menyeluruh. Sehingga kesempatan untuk pelatih lokal akan dimaksimalkan.
Ia menyebutkan bahwa PSSI telah mendorong peran pelatih lokal di berbagai level, termasuk di timnas usia muda. Ia mencontohkan keberadaan Nova Arianto di U-17 dan Indra Sjafri di U-20 sebagai bagian dari program pembinaan berkelanjutan.
Baca juga : Suka Tekanan, Patrick Kluivert Siap Bawa Timnas Indonesia Ke Piala Dunia 2026
“Program lainnya kita lihat di liga 2 itu kan dilarang adanya pelatih asing, semua pelatih Indonesia diberi kesempatan,” tambahnya.
Erick juga mengatakan, tim pelatih Timnas U-23 nantinya mayoritas akan diisi oleh pelatih lokal. Hal ini juga akan didorong secara gradual untuk U-17 dan U-20. Selain asisten pelatih yang nantinya akan didatangkan dari Belanda.
“U-23 sebagian besar lokal, seniornya sebagian kecil lokal jadi ada program berkelanjutan,” ungkapnya.
Selain transfer knowledge, Erick juga mengupayakan jenjang karir kepelatihan secara menyeluruh di daerah-daerah Indonesia. "Makanya kita akan dorong juga liga 3 liga 4 nanti amatir, liga 1 liga 2 untuk yang tentu lebih industri. Juga liga perserikatan bagian liga 3 dan 4 dari sini ingin populasi kepelatihan sebanyak mungkin."
Baca juga : Patrick Kluivert Dan Landzaat Tiba Di Indonesia, Pastoor Menyusul
Strategi ini diambil, karena Erick melihat talenta dan semangat juang pemain muda Indonesia sudah bagus berdasarkan scouting dalam sebuah event besar di Bali beberapa waktu lalu. Hanya saja, kualitas bermain yang belum standar.
"Nah ini tentu dipengaruhi dari kualitas pelatih di daerah, ini yang harus kita tingkatkan. Memang ada juga yang disampaikan bahwa postur tubuh, di program timnas dorong suplemen menaikan fisik dan postur mereka," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.