Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Suka Tekanan, Patrick Kluivert Siap Bawa Timnas Indonesia Ke Piala Dunia 2026
Minggu, 12 Januari 2025 17:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pelatih baru Timnas Indonesia Patrick Kluivert, menyatakan kesiapannya menghadapi tekanan tinggi dari fans sepak bola Tanah Air. Ia dituntut membawa tim Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.
Dalam sesi perkenalannya di Hotel Mulia, Jakarta, Minggu (7/1), Kluivert menegaskan bahwa ia justru menyukai tantangan besar semacam ini.
Baca juga : Resmi Diperkenalkan, Patrick Kluivert Sebut Marselino Ferdinan
“Aku orang yang suka tekanan,” tegas mantan striker Belanda tersebut. “Ini adalah sepak bola,” tambahnya.
Kluivert datang menggantikan Shin Tae-yong yang selama lima tahun terakhir berhasil membawa timnas Indonesia ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026.
Saat ini, Indonesia berada di peringkat ketiga grup dengan enam poin dari enam pertandingan. Dengan empat laga tersisa, peluang Indonesia lolos masih terbuka, baik secara langsung maupun melalui jalur play-off.
Baca juga : Sambut Kedatangan Kluivert, Sultan Yakin Timnas Indonesia Semakin Gemilang
Kluivert memahami bahwa waktu yang tersisa tidak banyak, namun ia optimistis mampu membawa dampak langsung. “Bagian pertama adalah dampak dan hasil,” ujar dia,” ujar pelatih yang pernah memperkuat klub-klub besar Eropa seperti Ajax Amsterdam, Barcelona, dan AC Milan.
Pengalaman Kluivert sebagai pemain maupun pelatih tidak diragukan lagi. Sebagai striker, ia mencetak 206 gol sepanjang kariernya dan menjadi pencetak gol terbanyak keempat dalam sejarah timnas Belanda. Setelah pensiun, ia meraih sejumlah prestasi sebagai pelatih, termasuk membawa Jong Twente menjadi juara dan menjadi asisten Louis van Gaal yang membawa Belanda ke peringkat ketiga di Piala Dunia 2014.
Baca juga : Sore Ini Kenalan, Patrick Kluivert Dijadwalkan Makan Bareng Pemain Timnas
Kluivert juga memiliki rekam jejak mengesankan sebagai pelatih kepala timnas Curacao dalam kualifikasi Piala Dunia FIFA 2018 dan sebagai direktur olahraga Paris Saint-Germain. Sebelum datang ke Indonesia, ia terakhir melatih klub Turki, Adana Demirspor, serta menjabat sebagai direktur akademi di FC Barcelona.
Pengalaman panjang tersebut diharapkan mampu membantu timnas Indonesia bersaing di kancah internasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya