RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Italia, AS Roma, akan menjalani laga hidup dan mati saat bersua klub Jerman, Eintracht Frankfurt, pada fase terakhir babak kualifikasi Grup Liga Eropa di Olimpico Stadium, dini hari nanti. Tim Serigala wajib menang untuk memastikan diri lolos ke babak 16 besar alias knock out.
Tugas berat diemban tim asuhan Claudio Ranieri di pentas Liga Europa. Roma berpotensi gagal, karena berada pada posisi ke-21 dan menghadapi tugas berat meladeni tim peringkat kedua, Eintracht Frankfurt.
Meski Eintracht sudah pasti lolos, laga nanti dipastikan tetap bakal sengit. Klub wakil Jerman itu bakal maksimal untuk meraih kemenangan demi menjaga prestise sebagai tim papan atas.
Sebab, meski menang, mereka hanya bertahan di posisi kedua karena kalah dalam kolektivitas gol, walau memiliki angka sama dengan Lazio 29 poin. Sementara, kemenangan wajib diraih Roma karena saat ini hanya memiliki keunggulan satu poin di atas zona eliminasi.
Baca juga : Laga Lanjutan NBA, Sixers Acak-acak Lakers
Situasi genting ini tentu wajib diantisipasi Giallorossi dengan penuh kehati-hatian jika tak ingin langkah mereka di Liga Eropa terhenti di fase grup. Apalagi, di laga akhir pekan lalu mereka kalah 1-0 dari AZ Alkmaar, yang membuat pasukan Claudio Ranieri hanya memenangkan dua dari tujuh pertandingan terakhir.
Meskipun Ranieri sempat memperbaiki kondisi tim setelah periode yang penuh gejolak, Roma hanya menempati posisi kesembilan di Serie A, tertinggal sembilan poin dari Lazio yang saat ini memimpin grup Liga Europa dan menduduki posisi keempat untuk tiket Liga Champions.
Setelah mengalami kekalahan lain di Eropa, Roma akhirnya kembali ke kompetisi domestik dan berhasil meraih kemenangan tandang pertama mereka dalam 13 pertandingan dengan mengalahkan Udinese 2-1.
Kemenangan ini memberi sedikit harapan, dengan Roma diharapkan dapat kembali menunjukkan performa terbaik mereka di laga penentu kontra Frankfurt di Stadio Olimpico.
Baca juga : Dilarang Anak Menikah Lagi
Meski sejarah mencatat Roma hanya kalah tiga kali dalam 45 laga kandang terakhir mereka di kompetisi Eropa, mereka hanya memenangkan tiga dari 14 pertemuan terakhir mereka dengan tim Jerman.
“Kami ingin menang. Mungkin terkadang kami kalah, namun target kami harus selalu kemenangan. Pemain menunjukkan kemauan dan determinasi yang saya suka, sama seperti di Belanda (melawan AZ Alkmaar). Roma seperti ini yang saya mau dan yang selalu ingin saya lihat,” kata Ranieri.
Sementara itu, Eintracht Frankfurt datang dengan kondisi yang lebih tenang, setelah memastikan tiket mereka ke babak knockout tanpa harus melalui laga playoff.
Tim tamu, yang baru saja mengalahkan Ferencvaros 2-0 di kandang, kini duduk di posisi kedua klasemen dan hanya membutuhkan satu poin lagi untuk mengamankan posisi delapan besar. Frankfurt, yang pernah menjuarai kompetisi ini pada 2022, juga dikenal tangguh dalam laga tandang, meskipun mereka kalah 3-2 dari Lyon pada matchday terakhir.
Baca juga : Sri Mulyani No.1, Erick Thohir No.2
Frankfurt memang kehilangan Omar Marmoush yang baru saja pindah ke Manchester City, dan penggantinya, Elye Wahi, baru bisa tampil pada fase knockout. Meski demikian, mereka masih memiliki pemain-pemain kunci seperti Hugo Ekitike, Can Uzun, dan Mario Gotze yang siap mengisi lini depan.
Pada pertandingan ini, Roma diharapkan dapat menunjukkan performa yang lebih stabil di kandang, sementara Frankfurt bisa saja bermain aman dengan hasil imbang. Namun Roma akan menunggu dengan cemas apakah mereka bisa melaju ke babak berikutnya. [DNU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.