RM.id Rakyat Merdeka - Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung menang dalam pertandingan babak awal China Open 2025 di Olympic Sports Centre Gymnasium, Changzhou, Selasa (22/7/2025).
Gregoria menang dua gim langsung 23-21 dan 21-9 atas wakil Jepang, Kaoru Sugiyama.
Pada gim pertama, pertandingan berlangsung cukup alot. Gregoria sempat beberapa kali tertinggal dan mengaku kesulitan akibat kondisi lapangan yang berangin. Ia merasa permainannya tidak berjalan mulus sejak awal.
“Di hari inipun saya cukup kesulitan dengan kondisi lapangan yang cukup berangin,” ujar Gregoria dilansir laman Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Selasa (22/7/2015).
“Di gim pertama saya rasa di posisi itu tidak mudah untuk melakukan pengembalian-pengembalian bola, merancang strategi bahkan tempo pun berantakan,” lanjutnya.
Meski sempat ditekan lawan, Gregoria berhasil tetap tenang saat memasuki adu setting. Ia mampu memanfaatkan peluang dan merebut gim pertama dengan skor 23-21.
Baca juga : Erika Carlina, Tuding DJ Panda Bohong
“Lawan malah bisa terus menekan tapi beruntung di saat adu setting saya tidak membuang kesempatan. Keunggulan di gim pertama sangat menentukan,” imbuhnya.
Memasuki gim kedua, Gregoria tampil lebih percaya diri dan lepas. Lawan tidak mampu mengimbangi tempo permainan hingga akhirnya Gregoria menang telak 21-9.
Gim kedua berjalan lebih nyaman karena Gregoria sudah mampu menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan.
“Selain percaya diri yang sudah makin tumbuh, kondisi lapangan juga lebih enak menerapkan permainan yang saya inginkan. Saya juga tidak banyak melakukan kesalahan sendiri,” kata unggulan 8 turnamen ini.
Dengan kemenangan ini, Gregoria melaju ke babak 16 besar dan dijadwalkan bertemu Lin Hsiang Ti dari Chinese Taipei pada Kamis (24/7/2025).
Rekor pertemuan sementara Gregoria unggul 1-0, setelah menang di Indonesia Masters 2025 awal tahun ini.
Baca juga : Makan Bakmi Jawa di Solo, Prabowo-Jokowi Satu Selera
Sayangnya, wakil tunggal putri lainnya Putri Kusuma Wardani gagal mengikuti jejak Gregoria. Putri kalah rubber game dari pemain Korea Selatan Sim Yu Jin dengan skor 14-21, 21-14, dan 19-21. Ia sempat bangkit di gim kedua namun gagal menjaga konsistensi di gim ketiga.
Wakil Indonesia lainnya yang berhasil lolos adalah ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja. Pasangan ini menumbangkan ganda India, Ashith Surya/Amrutha Pramuthesh, dua gim langsung 21-12 dan 21-17 dalam waktu 31 menit.
Namun hasil berbeda dialami wakil tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan. Pemain muda yang tampil penuh semangat ini harus mengakui keunggulan pemain nomor satu dunia asal Thailand, Kunlavut Vitidsarn, lewat pertarungan sengit tiga gim: 21-10, 15-21, dan 18-21.
Alwi sejatinya memulai laga dengan sangat baik. Ia mampu merepotkan Vitidsarn lewat permainan cepat dan akurat. Bahkan, ia unggul jauh 17-7 dan menutup gim pertama 21-10.
Sayangnya, di gim kedua dan ketiga, Vitidsarn mulai bangkit. Alwi beberapa kali melakukan kesalahan sendiri di poin-poin penting yang membuat momentum berbalik ke arah lawan.
Meski sempat menyamakan skor 14-14 di gim penentuan, Alwi harus mengakui keunggulan sang juara dunia.
Baca juga : Dasco Tolak Wacana Moratorium Proyek IKN
“Tetap bersyukur dengan hasil ini tapi saya merasa performa saya kurang stabil. Di gim ketiga ada kesalahan, walau saya bisa mengejar tapi beberapa kali di akhir masih agak buru-buru,” kata Alwi.
Ia juga menilai lawannya lebih mampu beradaptasi dengan kondisi lapangan. “Dia bisa lebih mengontrol situasi angin dan shuttlecock, saya banyak belajar dari pertandingan hari ini,” lanjut Alwi.
Meski tersingkir, Alwi merasa laga ini menjadi momen penting dalam perjalanan kariernya. Karena melawan pemain peringkat satu dunia.
“Pasti ini kesempatan bagus untuk saya mencoba, ingin tahu saya sejauh mana dan apa kekurangan dan kelebihan saya untuk dievaluasi ke depan,” ujarnya. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.