Dark/Light Mode

KM Barcelona Terbakar Di Laut Sulut

Menhub Curiga Kapal Kelebihan Penumpang

Selasa, 22 Juli 2025 07:30 WIB
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Senin (21/7) sore, meninjau dan memantau langsung kondisi Kapal Motor (KM) Barcelona VA yang mengalami kebakaran di perairan Pulau Talise, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Senin (21/7) sore, meninjau dan memantau langsung kondisi Kapal Motor (KM) Barcelona VA yang mengalami kebakaran di perairan Pulau Talise, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mencium dugaan kelebihan kapasitas penumpang pada KM Barcelona VA yang terbakar di Perairan Pulau Talise, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Minggu (20/7/2025). Kecurigaan itu muncul setelah Basarnas mencatat jumlah korban selamat mencapai 571 orang. Sementara data manifes resmi hanya mencantumkan 280 penumpang.

“Kami akan menyelidiki se­cara menyeluruh kemungkinan adanya kelebihan kapasitas penumpang. Ini menjadi per­hatian serius karena menyang­kut keselamatan pelayaran,” tegas Dudy saat meninjau kor­ban selamat di Manado, Senin (21/7/2025).

Selisih mencolok jumlah penumpang ini menimbul­kan kekhawatiran adanya pelanggaran prosedur manifes dan lemahnya pengawasan di pelabuhan keberangkatan.

Eks Komisaris PLN itu menegaskan, Kemenhub akan menggandeng aparat penegak hukum untuk menelusuri dugaan adanya penumpang gelap atau kelalaian operator.

Baca juga : 1.272 Anak Binaan Bakal Dapat Remisi

“Tak ada toleransi bagi praktik yang membahayakan nyawa. Ini jadi bahan evaluasi total sistem pengendalian manifes di seluruh pelabuhan,” tegasnya.

Dudy juga menyampai­kan keprihatinan mendalam atas insiden terbakarnya KM Barcelona VA.

“Atas nama Pemerintah, saya mengucapkan duka cita sedalam-dalamnya kepada para korban dan keluarga atas musibah yang terjadi,” ujarnya.

Dudy menegaskan, sejak awal kejadian, Kemenhub telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk TNI Angkatan Laut, Basarnas, Bakamla dan otoritas kesehatan, untuk mem­percepat proses evakuasi dan penanganan korban.

Baca juga : PAN Perkuat Basis Di Pulau Sumatera

“Fokus utama kami memastikan seluruh penumpang mendapat pertolongan dan penanga­nan yang baik,” jelasnya.

Dia memastikan, proses evakuasi telah selesai dilaku­kan. Para korban selamat kini berada di Manado dan Likupang, sedangkan korban meninggal telah dibawa ke RS Bhayangkara Manado.

Dia mengapresiasi kepada para pihak yang telah membantu dalam proses evakuasi, terutama para nelayan lokal yang sigap memberikan pertolongan per­tama saat kejadian.

Untuk penanganan lanjutan, posko terpadu didirikan di KSOP Manado dan UPP Likupang.

Baca juga : PKS Kritisi Putusan MK

Masyarakat yang membutuh­kan informasi lebih lanjut dapat menghubungi perwira jaga di posko, atau mengakses layanan hotline Crisis Centre KSOP Ma­nado di nomor 0811-1010-7591.

Dudy memastikan, pentingnya memperkuat budaya kesela­matan di sektor transportasi laut.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Mari kita jadikan insiden ini sebagai pelajaran bersama untuk membangun transpor­tasi laut yang lebih aman dan tangguh,” ajaknya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.