BREAKING NEWS
 

Macau Open 2025, Alwi Farhan Akhiri Paceklik

Reporter : M ADE AL KAUTSAR
Editor : RIFFMY
Senin, 4 Agustus 2025 06:30 WIB
Alwi Farhan. (Foto: Dok. PBSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Setelah 17 tahun tanpa trofi, tunggal putra Indonesia mengakhiri paceklik podium tertinggi Macau Open. Alwi Farhan, pebulutangkis berusia 20 tahun, sukses mengukir sejarah baru dengan menyabet gelar juara turnamen Badminton World Federation (BWF) World Tour Super 300 Macau Open 2025.

Ia tampil trengginas di final, menumbangkan wakil Malaysia Justin Hoh dua game langsung, 21-15 dan 21-5, di Macau East Asian Games Dome, kemarin.

Kemenangan ini bukan seka­dar gelar pertama Alwi di musim 2025, tetapi juga mengakhiri penantian panjang sektor tung­gal putra Indonesia yang terakhir berjaya di turnamen yang sama lewat Taufik Hidayat pada 2008.

Nama Alwi pun mulai digadang-gadang sebagai “ti­tisan Taufik”, meski ia sendiri menanggapinya dengan kalem. “Gelar ini pasti untuk diri saya sendiri dulu. Lalu untuk orang tua, pelatih, PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indone­sia), masyarakat Indonesia, dan semua orang yang saya cintai,” kata Alwi dilansir PBSI.

Baca juga : Brisia Jodie, Grogi Dirangkul Jonathan Alden

Laga final berlangsung dengan tempo tinggi sejak awal. Alwi yang datang sebagai unggulan pertama langsung mengambil inisiatif permainan.

Justin sempat menyulitkan dengan permainan terbuka dan menyamakan kedudukan 9-9. Namun, momentum bergeser ketika Alwi mencetak lima poin beruntun dan unggul 15-11. Ia menutup game pertama dengan tenang, 21-15.

Tak ingin kehilangan kendali, Alwi langsung menekan sejak awal game kedua. Ia membuka dengan keunggulan 11-1 di inter­val, nyaris tanpa cela. Dominasi itu tak mengendur hingga akhir per­tandingan. Justin tampak frustrasi, sementara Alwi makin percaya diri. Ia akhirnya menutup pertandingan dengan skor telak 21-5.

Adsense

Alwi mengakui, gelar ini memang sudah masuk dalam daftar pendek targetnya tahun ini. “Alhamdulillah sangat ber­syukur dan sangat senang. Ini daftar tujuan saya untuk jangka pendeknya. Saya menantikan ini sejak awal tahun,” ujarnya.

Baca juga : Hasto Hadiri Kongres Bali, Lembong Diam Di Rumah

Ia juga menyebut bahwa gelar Macau Open hanyalah awal dari ambisi yang lebih besar. Ke depan ia mengincar level yang lebih tinggi.

“Super 500, 750, 1000. Target saya adalah melengkapi semua gelar,” lanjutnya.

Target itu cukup beralasan. Saat ini Alwi telah menem­pati peringkat ke-25 dunia dan menunjukkan progres signifikan sepanjang tur BWF 2025.

Kemenangan ini bukan hanya pencapaian personal bagi Alwi. Tapi juga menjadi titik balik penting bagi sektor tunggal putra Indonesia.

Baca juga : Mega Resmi Ketum Merangkap Sekjen

Sejak era Taufik meredup, sektor ini kerap tersendat dalam mencetak juara. Nama-nama sempat mencuat, tapi belum ada yang mampu bertahan konsisten di puncak hingga akhirnya Alwi datang membawa harapan baru.

Dengan penampilan yang matang dan gaya bermain yang lugas, Alwi mulai menuai pujian dari berbagai kalangan. Ia mulai disebut-sebut sebagai “penerus darah juara” dari Taufik Hidayat.

Gelar juara ini juga menjadi satu-satunya kemenangan dari kontingen Indonesia di final Ma­cau Open 2025. Di sektor ganda putra, pasangan Sabar Karyaman Gutama dan Moh. Reza Pahlevi Isfahani harus puas finis sebagai runner-up setelah kalah dari ganda Malaysia, Arif Junaidi/Yap Roy King, lewat dua game ketat 20-22 dan 18-21. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense