Dark/Light Mode

Bersama Rawat Kebhinekaan

Kemenhan Bangun Sinergi Dengan DMDI Indonesia

Minggu, 3 Agustus 2025 07:25 WIB
Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin dengan utusan Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) yang berlangsung di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Kamis (31/7/2025). (Foto: Dok. kemhan).
Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin dengan utusan Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) yang berlangsung di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Kamis (31/7/2025). (Foto: Dok. kemhan).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertahanan tidak hanya berkaitan dengan aspek militer. Melainkan juga berlandaskan pada nilai-nilai, identitas, dan solidaritas antarbangsa.

Demikian dikatakan Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin usai melakukan pertemuan dengan utusan Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) yang berlangsung di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Kamis (31/7/2025).

“Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya membangun sinergi hubungan dengan anggota DMDI melalui pendekatan budaya dan nilai-nilai keislaman,” ujar Menhan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (2/8/2025)

Baca juga : Isu Munaslub Beringin Cuma Halusinasi Politik

Dalam suasana audiensi yang hangat, Menhan menyambut baik kunjungan DMDI sebagai momentum silaturahmi dan pertukaran pandangan terkait pentingnya membangun semangat kebangsaan, memperkuat toleransi lintas agama. Serta merawat kebhinekaan sebagai fondasi pertahanan negara berbasis nilai-nilai persatuan.

Turut hadir mendampingi Menhan Sjafrie dalam pertemuan tersebut yaitu Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan) Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo.

Pada kesempatan itu, Menhan juga menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Konvensyen DMDI ke-23 dan Jambore Pemuda Masjid Dunia yang akan digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, pada 23–26 Oktober 2025.

Baca juga : Gubernur Kalteng: Silakan Tanya Ke Saya

Kegiatan berskala internasional itu akan diikuti 5 ribu peserta dari berbagai negara. Menhan juga mengapresiasi gerakan pembersihan 220 ribu masjid dan musala di seluruh Indonesia yang digagas Pemuda Masjid dan DMDI Indonesia bersama Yayasan Prabowo Subianto Djojohadikusumo.

“Ini suatu gerakan sosial dan moral yang sangat baik dan patut dicontoh semua pihak. Sebab program ini dapat membentuk karakter pemuda-pemuda Islam yang taat dan cinta terhadap rumah ibadah, dengan kata lain giat memakmurkan masjid dan membersihkan rumah ibadah lintas agama,” papar Menhan.

Mantan Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta itu menilai, gerakan membersihkan rumah ibadah lintas agama, termasuk masjid, gereja, kuil, dan pura, sebagai langkah konkret dalam menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.