RM.id Rakyat Merdeka - Elena Rybakina sukses mengguncang Riyadh dengan mengalahkan petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, di final WTA Finals, kemarin. Dalam duel yang berlangsung 1 jam 47 menit itu, Rybakina menang dua set langsung 6-3, 7-6(0). Ini gelar WTA Finals pertama bagi petenis asal Kazakhstan tersebut.
Musim 2025 yang tampak ditulis untuk Sabalenka, justru ditutup dengan kejutan terbesar oleh Rybakina. Rybakina tampil mematikan dengan servisnya, mencetak 13 ace. Dia sukses mengkonversi satu dari enam peluang break point, yang menjadi satu-satunya break dalam pertandingan itu. Sebaliknya, Sabalenka gagal total memanfaatkan lima peluang break point yang didapatnya.
Di set kedua, Sabalenka sebenarnya berjuang keras menyelamatkan empat break point untuk memaksakan tiebreak. Namun, perlawanannya antiklimaks. Untuk pertama kali dalam kariernya, Sabalenka kalah telak 0-7 pada tiebreak, sebuah kejutan bagi petenis yang dikenal tangguh di momen krusial.
Baca juga : Kirana Larasati, Menginspirasi Lewat Ajang Miss Universe
Rybakina, yang dijuluki “Ice Queen” karena ketenangannya, mengaku kuncinya adalah fokus total.
“Fokus. Hanya itu yang saya pikirkan,” kata Rybakina seperti dikutip dari WTA.
“Bahkan di tiebreak saya tidak mau berpikir tentang kemenangan sampai poin terakhir benar-benar selesai,” ungkapnya.
Baca juga : Pemberantasan Korupsi Dan MBG Dinilai Berhasil
Kemenangan ini memperpanjang catatan Rybakina menjadi 11 laga beruntun tak terkalahkan. Dia menutup musim dengan tiga gelar, yakni Strasbourg, Ningbo dan Riyadh, serta 58 kemenangan dalam satu tahun kalender, rekor terbaiknya. Dia akan mengakhiri musim di peringkat ke-5, tertinggi dalam kariernya.
Sabalenka menerima kekalahan itu dengan kepala tegak. “Saya sudah memberikan yang terbaik. Dia bermain luar biasa malam ini,” ujar Sabalenka.
“Tidak ada kekecewaan. Saya meninggalkan Riyadh dengan kepala tegak,” tegasnya.
Baca juga : Hasil Survei Terbaru, Mayoritas Rakyat Puas Program Prioritas Prabowo
Meski kalah di final, Sabalenka tetap menutup tahun dengan rekor gemilang. Dia meraih empat gelar, termasuk US Open dan finis dengan 63 kemenangan.
Dia juga dipastikan tetap menjadi petenis peringkat satu dunia akhir musim untuk kedua kalinya secara beruntun. Total hadiah uangnya sepanjang 2025 bahkan memecahkan rekor milik Serena Williams. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.