RM.id Rakyat Merdeka - Keputusan Red Bull menaruh Yuki Tsunoda di kursi cadangan merupakan pukulan besar bagi kariernya pembalap Jepang itu. Tsunoda, yang telah lima tahun menjadi pembalap utama akhirnya angkat bicara mengenai keputusan tersebut.
Melalui pernyataan publik pertamanya, Tsunoda menyatakan bahwa keputusan Red Bull ini menyakitkan. Namun, ia menegaskan tidak akan menyerah.
Baca juga : Bunga Citra Lestari, Dihibur Suami Saat Bersedih
“Mengetahui bahwa saya tidak akan memiliki kursi balap pada 2026 sangatlah sulit. Tapi saya bertekad bekerja lebih keras dari sebelumnya sebagai pembalap penguji dan cadangan Red Bull. Saya ingin membuktikan bahwa saya layak kembali ke grid,” tulisnya di media sosial seperti dikutip ESPN, kemarin.
“Hidup penuh dengan kemunduran. Ini adalah milik saya, dan saya tidak akan membiarkannya menghalangi ambisi saya menjadi pembalap F1 terbaik,” lanjutnya.
Sepanjang musim, Tsunoda beberapa kali menunjukkan kecepatan menjanjikan meski kesulitan menjinakkan mobil RB21 yang terkenal sulit dikendalikan.
Ia bahkan beberapa kali mendekati performa rekan setimnya, Max Verstappen. Namun, rentetan kesalahan pribadi dan teknis membuatnya gagal menjaga momentum. Insiden besar di babak kualifikasi Grand Prix Emilia-Romagna pada Mei disebut menjadi pukulan telak yang menggerus kepercayaan dirinya dan menghambat proses adaptasi.
Baca juga : Gunakan Dana Siap Pakai, Bencana Sumatera Jadi Prioritas Nasional
Prinsipal Red Bull, Laurent Mekies, menyampaikan penghargaan atas kontribusi Tsunoda selama lima musim terakhir. “Yuki berkembang menjadi pembalap yang komplit, baik dalam kecepatan satu lap maupun duel balapan. Semua orang di olahraga ini sepakat, kepribadiannya menular dan ia bagian penting dari keluarga Red Bull,” kata Mekies.
Meski tersingkir dari kursi pembalap utama, Tsunoda memastikan belum menyerah. Ia pun bersumpah akan kembali lebih kuat, membalas kegagalan yang menimpanya, dan merebut kembali tempat di Formula 1. [DNU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.