BREAKING NEWS
 

Tahun Baru Tanpa Keluarga, Yusaku Tetap Fokus Bersama PSIM

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Kamis, 1 Januari 2026 05:30 WIB
Yusaku Yamadera. (Foto : Ileague)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pergantian tahun tak selalu berarti libur bagi pesepakbola profesional. Padatnya kalender kompetisi membuat sejumlah pemain PSIM Yogyakarta harus mengorbankan momen kebersamaan keluarga demi menjaga fokus tim di BRI Super League 2025/26.

Situasi itu dialami Yusaku Yamadera yang memilih tetap berada dalam ritme latihan karena Laskar Mataram sudah dihadapkan pada agenda pertandingan penting pada awal Januari 2026.

Bagi Yusaku, keputusan tersebut tidak mudah. Pemain asal Jepang itu harus menunda kepulangan ke negaranya, meski perayaan Tahun Baru memiliki arti khusus bagi masyarakat di sana.

Baca juga : Menutup Tahun Di Beranda Sumatra, BHC Rayakan Harapan Bersama

“Sebenarnya tahun baru adalah perayaan penting bagi umat Buddha di Jepang. Saya ingin menghabiskan waktu bersama keluarga, tetapi hari-hari ini kami memiliki jadwal pertandingan yang cukup padat pada bulan Januari,” kata Yusaku Yamadera.

Adsense

Sebagai solusi, Yusaku tetap menjaga kedekatan dengan keluarga melalui teknologi. Ia memilih berkomunikasi lewat panggilan video untuk mengobati rindu di momen pergantian tahun.

“Saya tidak punya waktu untuk pulang. Jadi, saya akan menghabiskan waktu dengan keluarga melalui panggilan video,” ujarnya.

Baca juga : Presiden Tahun Baruan Di Lokasi Bencana

Bek tengah andalan PSIM itu juga mengaku banyak bersyukur atas perjalanan kariernya sepanjang 2025. Ia menyebut tahun lalu sebagai fase penting dalam karier profesionalnya bersama Laskar Mataram.

“Pada Februari 2025 lalu, kita berhasil memenangkan Liga 2 dan mendapat trofi. Musim ini pula, pertama kalinya saya bermain untuk kasta tertinggi di Indonesia. Saya juga mendapatkan pengalaman dan budaya dari 10 pemain asing di sini. Saya sangat senang,” tutur Yusaku.

Menatap 2026, Yusaku menyimpan harapan besar, baik secara pribadi maupun untuk tim. Ia ingin PSIM mampu bertahan di Super League sekaligus meningkatkan prestasi individu.

Baca juga : Warga Jakarta Diminta Empati Ke Korban Bencana

“Tentu saja, pertama-tama saya berharap PSIM tetap bertahan di Super League untuk musim depan. Kemudian saya ingin masuk dalam jajaran sebelas pemain terbaik di kompetisi ini,” tegasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense