BREAKING NEWS
 

Indonesia Mundur Jadi Tuan Rumah

Kejuaraan BWF World Junior 2026 Tak Jadi Digelar Di Solo

Reporter : DANU ARIFIANTO
Editor : RIFFMY
Minggu, 25 Januari 2026 06:15 WIB
Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri PBSI, Bambang Roedyanto. (Foto: Dok. PBSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia batal menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026. Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memutuskan mengembalikan hak penyelenggaraan ajang tersebut kepada Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026 semula dijadwalkan berlangsung di Solo, Jawa Tengah, pada 12–18 Oktober 2026. Namun, setelah melalui proses evaluasi dan diskusi internal secara menyeluruh, PBSI menilai Indonesia belum dapat melanjutkan persiapan sebagai tuan rumah. 

Baca juga : Menkeu-Gubernur BI-Ketua OJK Sinergi Menjaga Stabilisasi Rupiah

Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri PBSI, Bambang Roedyanto, mengatakan keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan matang demi kepentingan terbaik semua pihak serta kelancaran penyelenggaraan kejuaraan. 

Adsense

“Pengembalian hak tuan rumah Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026 merupakan keputusan yang sulit. Namun, langkah ini diambil setelah pertimbangan yang sangat matang dan diskusi internal yang komprehensif,” ujar Bambang dalam keterangan tertulis PBSI, kemarin. 

Baca juga : Banjir Jakarta Meluas

PBSI menyadari Kejuaraan Dunia Junior BWF merupakan ajang penting dalam sistem pembinaan atlet muda internasional. Turnamen ini selama ini menjadi tolok ukur perkembangan prestasi bulu tangkis usia junior di tingkat dunia. 

Meski demikian, PBSI menegaskan pembatalan tersebut tidak mengurangi komitmen Indonesia terhadap pengembangan bulu tangkis global. Hubungan kerja sama dengan BWF dipastikan tetap berjalan dengan baik. 

Baca juga : Gabung Dewan Perdamaian, Prabowo Seirama Dengan Trump

“PBSI tetap berkomitmen mendukung seluruh program dan kejuaraan internasional BWF. Hubungan dan kerja sama yang telah terjalin selama ini akan terus kami jaga,” kata Bambang. 

PBSI juga menyampaikan permohonan maaf kepada BWF dan seluruh pemangku kepentingan atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat keputusan tersebut. Ke depan, PBSI berharap kerja sama dengan BWF dapat terus diperkuat dalam penyelenggaraan kejuaraan internasional lainnya. [DNU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense