BREAKING NEWS
 

Pemain Tajikistan Happy Puasa Ramadan Di Indonesia

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Senin, 9 Maret 2026 06:10 WIB
Pemain PSIM Yogyakarta, Rahmatsho Rahmatzoda. (Foto : Ileague)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemain PSIM Yogyakarta, Rahmatsho Rahmatzoda, memiliki cerita tersendiri dalam menjalani Ramadan tahun ini di Indonesia. Gelandang asal Tajikistan tersebut harus menjalani ibadah puasa tanpa ditemani keluarga yang berada jauh di kampung halamannya.

Meski demikian, Rahmatzoda mengaku tidak mengalami kesulitan beradaptasi menjalani Ramadan di Indonesia. Ia bahkan merasa sangat nyaman dengan suasana dan lingkungan masyarakat yang dinilainya sangat ramah.

“Saya sangat jatuh cinta dengan negara ini. Saya menyukai semuanya, dan saya ingin tinggal di sini untuk waktu sangat lama. Menurut saya esensi bulan suci Ramadan dimana saja tetaplah sama,” kata Rahmatsho Rahmatzoda.

Baca juga : DPRD Klungkung Sahkan Kesepakatan Ranperda Pajak dan Retribusi

Pemain kelahiran 6 April 2004 itu mengaku momen Ramadan sering membangkitkan kenangan tentang kebiasaan berkumpul bersama keluarga di kampung halamannya di Tajikistan.

“Tidak ada persiapan khusus untuk Ramadan kali ini, hanya saja biasanya ada banyak keluarga dan teman. Bisa menghabiskan bulan seperti ini bersama keluarga adalah hal sangat luar biasa,” ucapnya.

Adsense

Walaupun merindukan kebersamaan dengan keluarga, Rahmatzoda tetap berkomitmen menjalani tanggung jawabnya sebagai pemain sepak bola profesional.

Baca juga : Sinar Mas Wakafkan 2.000 Al Quran Ke Dewan Masjid Indonesia

“Tentu terasa sulit karena keluarga saya berada sangat jauh. Saya sebenarnya sangat ingin menghabiskan hari-hari seperti ini bersama keluarga. Namun, sepak bola adalah bagian dari hidup saya. Saya harus rela berkorban demi sepak bola,” jelasnya.

Ia juga memastikan ibadah puasa tidak mengganggu aktivitasnya di lapangan. Justru menurutnya, Ramadan memberi tambahan energi untuk menjalani latihan dan pertandingan.

“Sama sekali tidak sulit, sebaliknya di bulan ini saya justru mendapatkan lebih banyak energi dan kekuatan, Ramadan sangat penting bagi saya,” ujarnya menambahkan.

Baca juga : Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman, Cadangan Di Atas 21 Hari

Pemain bernomor punggung 63 itu mengaku mampu menjaga kondisi fisiknya dengan pola makan yang teratur saat sahur dan berbuka puasa.

“Sama sekali tidak memberatkan. Saya makan di pagi hari saat sahur dan kemudian saat berbuka puasa. Bisa dibilang pada masa-masa seperti ini, saya justru memiliki lebih banyak kekuatan dan energi,” kata Rahmatzoda.

Selain itu, ia juga merasa tidak kesulitan menyesuaikan diri dengan makanan di Yogyakarta karena rasanya tidak jauh berbeda dengan hidangan di negara asalnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense