BREAKING NEWS
 

Motor Yamaha Bermasalah, Quartararo Ogah Pasang Target

Reporter : DANU ARIFIANTO
Editor : RIFFMY
Kamis, 30 April 2026 06:15 WIB
Fabio Quartararo. (Foto: Instagram/fabioquartararo20)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pembalap Monster Yamaha, Fabio Quartararo berterus terang kurang percaya diri  menjelang seri MotoGP Prancis 2026 yang akan digelar di Sirkuit Le Mans, 8–10 Mei 2026. 

Masalah yang masih membayangi motor Yamaha YZRM1 V4 membuatnya realistis ketimbang memasang target tinggi di depan publik sendiri. 

Quartararo datang ke Le Mans dengan modal performa yang belum meyakinkan. Dalam empat seri awal musim ini, pembalap asal Prancis itu belum mampu menembus papan atas. Hasil terbaiknya sejauh ini hanya finis di posisi ke-14, termasuk saat tampil pada MotoGP Spanyol 2026. 

Harapan sempat muncul ketika Yamaha melakukan berbagai pengujian dalam sesi MotoGP Jerez Test 2026, Senin (27/4/2026). Dalam tes tersebut, Quartararo mencoba sejumlah pembaruan, mulai dari sasis, aerodinamika, hingga perangkat elektronik pada YZR-M1 V4. 

Baca juga : RPTRA Joglo Kumuh & Dipenuhi Sampah

Hasilnya cukup memberikan sinyal positif. Quartararo mampu menempati posisi ketujuh dengan selisih 0,495 detik dari catatan waktu tercepat. 

Ia mulai merasakan peningkatan pada bagian depan motor, yang selama ini menjadi salah satu titik lemah Yamaha. 

Adsense

“Kami mencoba banyak hal hari ini, terutama di sektor aerodinamika. Setelan terakhir yang saya gunakan terasa paling positif,” ujar Quartararo seperti dikutip dari Crash, kemarin. 

Meski demikian, ia menganggap, peningkatan tersebut masih jauh dari kata cukup. Menurutnya, tim baru menemukan detail kecil yang membantu gaya balapnya, bukan solusi besar yang bisa secara instan mendongkrak performa. “Ada sedikit peningkatan di bagian depan, itu membantu saya memahami batas motor. Tapi kami belum menemukan sesuatu yang benar-benar penting,” katanya. 

Baca juga : Dikalungi Bunga Mawar, Jemaah Haji Iran Terharu

Nada pesimistis pun tak bisa disembunyikan saat menatap balapan di Le Mans. Quartararo menilai Yamaha masih tertinggal dari para rival, baik dari sisi kecepatan maupun konsistensi sepanjang balapan. “Saya pikir akan sedikit lebih baik, tetapi saya tidak bisa mengatakan bahwa saya optimistis,” ucapnya. 

Situasi ini menjadi kontras dengan kenangan manis Quartararo di Le Mans, dimana ia pernah meraih kemenangan pada musim 2021. Namun, kondisi saat ini dinilai berbeda karena performa motor sekarang belum kompetitif untuk bersaing di barisan depan. 

Selain Quartararo, performa pembalap Yamaha lainnya juga belum menunjukkan tanda kebangkitan. Jack Miller, misalnya, hanya mampu mencatat waktu di posisi ke-17 dalam tes Jerez, tertinggal lebih dari satu detik dari posisi teratas. 

Kondisi tersebut menegaskan bahwa pekerjaan rumah Yamaha masih cukup besar. Pengembangan YZR-M1 V4 belum sepenuhnya menjawab masalah mendasar yang dihadapi tim sejak awal musim. 

Baca juga : Rina Nose, Tak Ingin Punya Anak

Balapan di Le Mans pun diprediksi menjadi ujian berat, bukan hanya bagi Quartararo sebagai tuan rumah, tetapi juga bagi Yamaha untuk membuktikan bahwa mereka mampu keluar dari tren negatif. Dukungan publik Prancis bisa menjadi dorongan moral, namun tanpa peningkatan signifikan pada motor, hasil maksimal tetap sulit dijangkau. [DNU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense