BREAKING NEWS
 

Madrid Open 2026, Kostyuk Ukir Sejarah Juara

Reporter : M ADE AL KAUTSAR
Editor : ROMDONY SETIAWAN
Senin, 4 Mei 2026 06:15 WIB
Marta Kostyuk. (Foto: Instagram/martakostyuk)

RM.id  Rakyat Merdeka - Petenis Ukraina Marta Kostyuk sukses mencetak sejarah dengan meraih gelar WTA 1000 pertamanya usai menjuarai Mutua Madrid Open 2026. Kepastian itu didapat setelah Kostyuk menaklukkan Mirra Andreeva lewat kemenangan dua set langsung 6-3, 7-5 dalam laga final berdurasi 1 jam 21 menit, kemarin.

Kemenangan ini membuahkan gelar ketiga dalam karier petenis berusia 23 tahun tersebut, sekaligus menjadi trofi pertamanya di turnamen yang ber ada di atas level 250. Pencapaian mentereng ini juga menahbiskan Kostyuk sebagai petenis Ukraina pertama yang sukses menjuarai Madrid Open sejak turnamen itu mulai digelar pada 2009. 

“Rasanya luar biasa bisa berdiri di sini sekarang. Butuh bertahun-tahun bagi saya untuk mencapai titik ini, dan satu kata yang saya pikirkan saat ini adalah konsistensi,” ujar Kostyuk dalam upacara penyerahan trofi dilansir laman WTA Tennis. 

Baca juga : Dua Senator Republik Harap-harap Cemas

Petenis unggulan ke-26 itu juga mengucapkan terima kasih kepada timnya yang terus menjaganya agar tidak menyerah di saat-saat sulit. 

Adsense

Di atas lapangan, Kostyuk tampil menekan sejak awal laga. Ia mendominasi set pertama dan menguncinya hanya dalam waktu 34 menit dengan catatan impresif memenangi 89 persen poin servis pertamanya serta mencetak delapan tembakan forehand winner

Memasuki set kedua, Andreeva yang baru menginjak usia 19 tahun memberikan perlawanan yang jauh lebih sengit. Petenis asal Rusia itu sempat memimpin 3-1 dan bahkan mendapatkan dua set point krusial pada kedudukan 5-4. 

Baca juga : Sitha Marino, Siap Naik Pelaminan

Namun, Kostyuk tampil sangat tenang. Ia sukses menyelamatkan dua poin kritis tersebut dengan torehan ace, sebelum akhirnya memastikan gelar juara pada kesempatan championship point ketiga usai pukulan backhand Andreeva melambung keluar garis. 

Kesuksesan di Madrid menyempurnakan rentetan gelar beruntun (back-to-back) bagi Kostyuk setelah sebelumnya ia juga berjaya di Rouen. Petenis Ukraina itu kini mengantongi rekor tak terkalahkan 12-0 secara keseluruhan di lapangan tanah liat pada musim ini, dan diproyeksikan melonjak ke peringkat 15 dunia, yang merupakan posisi tertinggi sepanjang kariernya. 

Di sisi lain, kekalahan ini memberikan pukulan emosional yang berat bagi Andreeva. Terlebih, ia memiliki rekor apik 5-1 di final tunggal WTA sebelum memasuki pertandingan ini. 

Baca juga : Buntut Perang, Pengusaha Stres Dan Dilanda Ketakutan

“Setiap kali saya kalah, rasanya seperti akhir dunia bagi saya. Setiap pertandingan yang saya kalah jelas sangat mengecewakan dan sangat menyakitkan,” ungkap Andreeva dalam konferensi pers usai laga. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense