RM.id Rakyat Merdeka - Tekanan terhadap Kylian Mbappe makin menjadi-jadi. Penyerang andalan Real Madrid itu kini jadi sasaran kemarahan suporter setelah klub mengalami musim yang mengecewakan.
Lebih dari 4 juta penggemar dikabarkan menandatangani petisi yang mendesak Madrid menjual Mbappe. Penyebabnya, sang bintang kedapatan tengah berlibur dan berkencan dengan artis Ex ter Esposito di Sardinia, Italia, saat dirinya masih menjalani pemulihan cedera hamstring.
Baca juga : Fornas PIM Dorong Perempuan Masuk Ekonomi Digital
Situasi tersebut memicu reaksi keras dari Madridistas. Apalagi, Los Blancos baru saja tersingkir dari Liga Champions dan peluang menjuarai Liga Spanyol juga semakin menipis.
“Madridistas, sampaikan suara Anda,” bunyi deskripsi petisi tersebut. “Jika Anda percaya perubahan diperlukan, jangan diam.”
Baca juga : Fay Nabila, Bantah Bercerai Karena Mertua
Kubu Mbappe pun langsung memberikan pembelaan. Mereka menegaskan tudingan yang berkembang tidak mencerminkan profesionalisme pemain tim nasional Prancis itu.
“Ini tidak sesuai dengan kenyataan komitmen dan kerja keras yang Kylian lakukan setiap hari demi kebaikan tim,” demikian pernyataan dari pihak Mbappe.
Baca juga : Lansia Meningkat, Perlindungan Hari Tua Perlu Dikebut
Mbappe sebelumnya juga sempat diterpa isu tak sedap lain. Ia disebut menghina anggota staf pelatih Madrid yang memanggilnya “offside” saat sesi latihan. Insiden tersebut diklaim memengaruhi suasana ruang ganti tim.
Tak hanya itu, Mbappe juga disebut-sebut menjadi salah satu faktor yang membuat pelatih Xabi Alonso kehilangan pekerjaannya pada Januari lalu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.