BREAKING NEWS
 

Piala Dunia 2026

Spanyol Vs Belgia, La Roja Pede Jaga “Kesucian”

Reporter : FAQIH MUBAROK
Editor : UJANG SUNDA
Jumat, 10 Juli 2026 08:37 WIB
Ilustrasi Spanyol Vs Belgia (Gambar dibuat dengan Gemini)

RM.id  Rakyat Merdeka - Spanyol akan menghadapi Belgia pada laga perempat final Piala Dunia 2026, di Stadion Los Angeles Amerika Serikat (AS), Sabtu (11/7/2026) pukul 02.00 WIB. La Roja, julukan Timnas Spanyol, bertekad menjaga “kesucian” gawang mereka.

Spanyol datang ke perempat final sebagai salah satu favorit juara. Tim Matador belum kebobolan sepanjang turnamen. Sementara, Belgia sedang mendapat momentum usai menghancurkan tuan rumah Amerika Serikat 4-1 di babak 16 besar.

Gawang Spanyol yang dijaga Unai Simon masih “suci”. Setelah ditahan imbang Tanjung Verde tanpa gol di laga pembuka grup, skuad asuhan Luis de la Fuente itu mengalahkan Arab Saudi 4-0, Uruguay 1-0, Austria 3-0 di 32 besar, dan menang melawan Portugal 1-0 di 16 besar.

Dari statistik, Spanyol jadi tim dengan aliran bola terbanyak (3.382 pass) di antara semua peserta. Akurasi umpan juga tinggi, 91 persen, hanya kalah dari Argentina yang punya 92 persen. Disiplin organisasi permainan digabung dominasi penguasaan bola membuat lawan-lawan La Roja kesulitan menciptakan peluang berbahaya.

Sedangkan Belgia, mulai berkembang meski sempat diragukan. Setelah main imbang melawan Mesir dan Iran di fase grup, tim dengan julukan The Red Devils ini bangkit menggilas Selandia Baru 5-1. Lalu menyingkirkan Senegal 3-2 di 32 besar, dan membantai Amerika Serikat 4-1 di 16 besar.

Statistik ini membuat skuad asuhan Rudi Garcia duduk di posisi kedua sebagai tim tertajam di Piala Dunia 2026 dengan 13 gol, hanya kalah dari Prancis dengan 14 gol.

Baca juga : Menteri PU Batalkan Kunjungan Ke Amerika

Laga nanti pun diprediksi ketat. Duel untuk mendominasi lapangan tengah berpotensi jadi penentu.

Di sisi Spanyol, Rodri, Pedri, dan Fabian Ruiz diyakini akan kembali jadi starter di lini tengah. Unai Simon di bawah mistar diyakini akan kembali dijaga bek Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, dan Marc Cucurella. Sementara penyerang Alex Baena, Lamine Yamal, dan Mikel Oyarzabal siap membombardir lini belakang Belgia.

Di sisi Belgia, Rudi Garcia diprediksi akan kembali memainkan Chrales De Ketelaere dibanding Romelu Lukaku sejak menit awal. Dodi Lukebakio dan Nicolas Raskin juga diproyeksikan kembali menjadi starter menggantikan Kevin De Bruyne dan Jeremy Doku, menemani Youri Tielemans untuk menjaga koordinasi lini tengah dan menyerang dari sayap bersama Leandro Trossard. Di belakang, Timothy Castagne, Brandon Mechele, Nathan Ngoy, Maxim De Cuyper, siap meredam serangan ke gawang Thibaut Courtois.

Secara head to head, Spanyol unggul dalam rekor pertemuan. Dari total 23 pertemuan, Spanyol 13 kali menang, Belgia 5 kali menang, dan 6 lainnya berakhir imbang.

Adsense

Spanyol dan Belgia baru dua kali berjumpa di Piala Dunia. Pertemuan pertama terjadi di perempat final Piala Dunia 1986 di Meksiko. Saat itu, The Red Devils mendepak La Roja lewat adu penalti usai main imbang 1-1. Empat tahun berselang, La Roja membalas, menang 2-1 atas Belgia pada laga fase grup Piala Dunia 1990 di Italia.

Di kubu Spanyol, Lamine Yamal menjadi salah satu pemain muda paling berpengaruh di turnamen. Belgia juga punya bintang baru, Charles De Ketelaere yang mencetak dua gol saat mengalahkan AS dan Romelu Lukaku yang kerap jadi pembeda dari bangku cadangan.

Baca juga : Maroko Vs Prancis, Singa Atlas Mau Balas Dendam

Pemain Timnas Belgia Charles De Ketelaere mengaku, timnya amat percaya diri menghadapi Spanyol. Apalagi mereka telah berhasil membungkam tuan rumah. "Kami akan menghadapi Spanyol dengan penuh kepercayaan diri," kata pemain Atalanta ini, seperti dikutip laman resmi FIFA.

Kapten Belgia Youri Tielemans paham, Spanyol akan jadi lawan yang sulit. Namun, dia yakin, Belgia punya peluang besar mendapat tiket semifinal.

"Yang penting, semua pemain yang dipilih pelatih menjalankan tugasnya dengan baik. Tetapi kami tahu, Spanyol akan menjadi lawan yang sangat sulit," ujarnya. 

Bintang Spanyol, Marc Cucurella pede, timnya punya modal kuat meraih gelar juara Piala Dunia 2026. Apalagi, mereka belum kebobolan hingga perempat final. Cleanshet lima laga beruntun sepanjang turnamen.

Cucurella menilai, pertahanan kokoh adalah fondasi utama bagi tim yang ingin menjadi juara dunia. "Tim-tim besar dan calon juara adalah mereka yang bertahan dengan sangat baik. Itulah yang sedang kami bangun," ujar Marc Cucurella, seperti dikutip laman resmi FIFA.

Dia menambahkan, gawang Spanyol belum kebobolan bukan hanya hasil kerja lini belakang, melainkan seluruh tim. Pressing disiplin, menutup jalur umpan, dan komunikasi antarpemain, kunci kokohnya pertahanan Spanyol.

Baca juga : Kemesraan Prabowo-Modi Berlanjut di Prambanan

"Bukan hanya bek dan penjaga gawang, tetapi seluruh tim. Jika kami terus mencatat clean sheet hingga akhir, kami akan selalu lebih dekat dengan juara," yakin Cucurella.

Gelandang Spanyol Rodri menilai, kebangkitan timnya tak lepas dari kematangan mental para pemain. "Lawan Belgia, kami berharap mampu mempertahankan rekor cleansheet demi menjaga peluang meraih gelar juara Piala Dunia 2026," tuturnya.

Spanyol punya pertahanan paling solid sepanjang turnamen. Belgia datang dengan lini serang yang sedang produktif. Apakah gawang La Roja akan tetap “suci”? Atau skuad The Reds Devils yang akan merobeknya dan mengantar De Bruyne Cs ke semifinal?

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense