RM.id Rakyat Merdeka - Perkumpulan Bumi Alumni Universitas Padjadjaran (UNPAD) akan penyelenggaraan "Golf Tournament & UMKM Exhibition 2026" dan Acara "Pernikahan Massal" dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda. Anggota DPR sekaligus Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Bumi Alumni UNPAD, Bambang Soesatyo (Bamsoet), mendukung acara ini.
Mengusung tema “Swing to Grow 2026”, kegiatan ini akan berlangsung pada 3 Oktober 2026, di Imperial Klub Golf, Lippo Village, Tangerang, Banten. Kegiatan ini dirancang memadukan olahraga, silaturahmi, perluasan jejaring bisnis, serta promosi dan pengembangan UMKM dalam satu kegiatan terintegrasi.
Baca juga : Bamsoet Dorong Kampus Selaraskan Pendidikan dengan Kebutuhan Dunia Kerja
Menurut Bamsoet, kegiatan ini memiliki nilai strategis karena olahraga dapat menjadi sarana membangun komunikasi, memperluas jejaring, sekaligus membuka peluang kolaborasi ekonomi. “Semangatnya sejalan dengan nilai Sumpah Pemuda, yaitu persatuan, kebersamaan, dan gotong royong yang harus terus kita hidupkan dalam kegiatan produktif bagi masyarakat dan bangsa,” ujar Bamsoet, saat menerima Ketua Umum Perkumpulan Bumi Alumni, Ary Zulfikar, di Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Ketua DPR ke-20 dan Ketua MPR ke-15 ini memaparkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Indonesia pada tahun 2025 tumbuh 5,11 persen, meningkat dibandingkan 2024 sebesar 5,03 persen. Nilai Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 23.821,1 triliun dengan PDB per kapita Rp 83,7 juta. Memasuki tahun 2026, pertumbuhan ekonomi pada triwulan I tercatat 5,61 persen secara tahunan, dengan konsumsi masyarakat tetap menjadi salah satu penopang penting.
Baca juga : Meski Keadaan Sulit, Pastikan Tupoksi Layanan Publik Pemda Tetap Berjalan Baik
“Pertumbuhan ekonomi sebesar 5,61 persen pada triwulan I-2026 harus kita jadikan semangat untuk memperkuat sektor riil. Jangan sampai pertumbuhan ekonomi hanya terlihat dalam angka makro, sementara pelaku usaha di lapangan masih menghadapi persoalan akses pasar, modal, teknologi dan distribusi. Karena itu, kegiatan seperti Golf Tournament & UMKM Exhibition harus diarahkan menjadi sarana penting yang mempertemukan potensi usaha dengan peluang ekonomi,” kata Bamsoet.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menambahkan, penguatan UMKM semakin penting karena struktur ekonomi Indonesia masih sangat bergantung pada aktivitas usaha berskala mikro, kecil, dan menengah. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat, jumlah UMKM telah mencapai lebih dari 65 juta unit usaha, berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap PDB nasional dan menyerap hampir 97 persen tenaga kerja. Namun, kontribusi UMKM terhadap ekspor masih sekitar 15,7 persen, sehingga ruang untuk meningkatkan kapasitas ekspor, standardisasi produk, digitalisasi, pembiayaan, dan integrasi ke rantai pasok dunia masih sangat besar.
Baca juga : Bamsoet Apresiasi Tiffney Tyara Juara Pilmapres Nasional 2026
Angka tersebut, kata Bamsoet, menunjukkan betapa besar posisi UMKM dalam perekonomian nasional. Ketika lebih dari 65 juta unit usaha menyerap hampir 97 persen tenaga kerja, maka kebijakan pengembangan UMKM harus ditempatkan sebagai bagian dari strategi ekonomi nasional.
“Kita perlu mendorong UMKM dari sekadar bertahan menjadi usaha yang produktif, terdigitalisasi, memiliki standar mutu, dan mampu menembus pasar yang lebih luas,” pungkas Bamsoet.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.