Dark/Light Mode

Terima Rektor UNPERBA

Bamsoet Dorong Kampus Selaraskan Pendidikan dengan Kebutuhan Dunia Kerja

Selasa, 11 Agustus 2026 20:36 WIB
Pendiri UNPERBA/Ketua Dewan Pembina Yayasan Perguruan Karya Bhakti Purbalingga Bambang Soesatyo (kiri). (Foto: Dok. Bamsoet)
Pendiri UNPERBA/Ketua Dewan Pembina Yayasan Perguruan Karya Bhakti Purbalingga Bambang Soesatyo (kiri). (Foto: Dok. Bamsoet)

RM.id  Rakyat Merdeka - Universitas Perwira Purbalingga (UNPERBA) mengusulkan pendirian tiga program studi baru kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), yakni Program Studi Hukum Bisnis, Teknik Komputer, dan Teknik Industri. Ketiga program studi tersebut saat ini telah memperoleh rekomendasi dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah dan selanjutnya tinggal menunggu proses evaluasi serta izin pendirian dari Kemdiktisaintek.

Pendiri UNPERBA/Ketua Dewan Pembina Yayasan Perguruan Karya Bhakti Purbalingga Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan, pengembangan ini menjadi bagian dari langkah UNPERBA memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus menyesuaikan pilihan keilmuan dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan perkembangan ekonomi daerah.

UNPERBA secara resmi berdiri pada 8 November 2018 dan menjadi perguruan tinggi yang hadir untuk memperluas kesempatan masyarakat Purbalingga dan kawasan sekitarnya memperoleh pendidikan tinggi. Saat ini, UNPERBA telah memiliki lima program studi, yakni S-1 Manajemen, S-1 Akuntansi, S-1 Agribisnis, S-1 Teknik Mesin, dan S-1 Teknik Informatika. 

Baca juga : Meski Keadaan Sulit, Pastikan Tupoksi Layanan Publik Pemda Tetap Berjalan Baik

Bamsoet menerangkan, pengusulan tiga program studi baru ini merupakan bagian dari komitmen untuk menjadikan UNPERBA semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Program Studi Hukum Bisnis dipandang penting karena aktivitas ekonomi semakin kompleks dan membutuhkan sumber daya manusia yang memahami aspek hukum sekaligus bisnis.

“Teknik Komputer dan Teknik Industri juga sangat strategis karena transformasi digital dan perkembangan industri membutuhkan tenaga profesional yang menguasai teknologi serta mampu meningkatkan efisiensi proses produksi,” ujar Bamsoet, saat menerima Rektor UNPERBA Eming Sudiana, di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Ketua DPR ke-20 dan Ketua MPR ke-15 ini menjelaskan, pembukaan program studi baru UNPERBA disesuaikan dengan kebutuhan tenaga kerja daerah. Data BPS mencatat jumlah angkatan kerja di Purbalingga pada Agustus 2025 mencapai 612,82 ribu orang, meningkat 14,15 ribu orang dibandingkan Agustus 2024. Penduduk yang bekerja mencapai 583,24 ribu orang, sementara jumlah pekerja di sektor industri tercatat 46,12 ribu orang. Tingkat Pengangguran Terbuka juga turun menjadi 4,83 persen. Data ini menunjukkan semakin besarnya kebutuhan terhadap tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai karakter ekonomi daerah.

Baca juga : Bamsoet Apresiasi Tiffney Tyara Juara Pilmapres Nasional 2026

“Jangan sampai perguruan tinggi menghasilkan lulusan yang kesulitan mendapatkan pekerjaan, karena kompetensinya tidak sesuai kebutuhan industri. Ini persoalan nasional. Pada 2025 masih terdapat sekitar 1,01 juta lulusan perguruan tinggi yang menganggur, dari sekitar 7,28 juta pengangguran terbuka," jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menuturkan, saat ini tantangan memperluas akses pendidikan tinggi juga masih besar. Kemdiktisaintek mencatat Angka Partisipasi Kasar pendidikan tinggi Indonesia pada tahun 2025 baru mencapai 32,89 persen. Pada tahun yang sama, Pangkalan Data Pendidikan Tinggi mencatat perguruan tinggi Indonesia meluluskan sekitar 1,26 juta sarjana. Besarnya jumlah lulusan tersebut harus diikuti peningkatan kualitas dan relevansi kompetensi agar bonus demografi dapat menjadi kekuatan produktif menuju Indonesia Emas 2045.

“UNPERBA dibangun dengan semangat bahwa anak-anak Purbalingga dan daerah sekitar harus memiliki kesempatan memperoleh pendidikan tinggi yang berkualitas tanpa harus selalu pergi jauh ke kota-kota besar. Kami ingin UNPERBA tumbuh sebagai kampus yang dekat dengan masyarakat, memahami kebutuhan daerah, serta memiliki wawasan nasional dan global,” pungkas Bamsoet.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.