RM.id Rakyat Merdeka - Enea Bastianini resmi cabut dari Tech3 KTM untuk bergabung dengan Trackhouse pada MotoGP 2027. Perpindahan ini menjadi kesempatan bagi pembalap Italia tersebut untuk membuktikan bahwa dua musim sulit bersama KTM bukan gambaran sebenarnya dari kemampuannya.
Trackhouse mengikat Bastianini dengan kontrak dua tahun. Ia akan berduet dengan Raul Fernandez di tim satelit Aprilia sekaligus menjadi bagian dari proyek baru menghadapi perubahan besar MotoGP pada 2027.
Selama dua musim bersama Tech3 KTM, The Beast hanya sekali meraih podium. Catatan tersebut berbanding terbalik dengan kiprahnya bersama Ducati, dimana Bastianini mampu mengoleksi enam kemenangan Grand Prix MotoGP.
Kini, Trackhouse menjadi panggung baru bagi Bastianini untuk menjawab keraguan yang muncul selama memperkuat KTM. Meski tidak secara langsung menyebut kepindahannya sebagai aksi balas dendam, performa di lintasan bisa menjadi jawaban terbaik.
Baca juga : Tensi Perang Dagang AS VS Kanada Kembali Panas
“Saya sangat antusias untuk bergabung dengan tim SuperFile Trackhouse MotoGP untuk dua musim Kejuaraan MotoGP mendatang,” ujar Bastianini seperti dikutip dari Crash, kemarin.
Ia menyadari tantangan besar sudah menanti. MotoGP 2027 akan memasuki era baru dengan motor, ban, dan regulasi berbeda.
Tes Valencia pada akhir musim akan menjadi langkah pertamanya mengenal Aprilia RS-GP generasi baru.
“Dimulai dari tes di Valencia tahun ini, ini akan menjadi tantangan baru yang sesungguhnya bagi saya, karena kita memasuki era baru dengan motor baru, ban baru, dan regulasi baru,” katanya.
Baca juga : Raisa Andriana, Debut Akting Jadi Srikandi
Bastianini juga ingin menggunakan pengalamannya untuk membantu pengembangan motor Aprilia.
“Saya senang dapat membawa pengalaman serta semangat juang saya ke Trackhouse agar kita bisa bersama-sama mengembangkan motor Aprilia RS-GP yang baru ini,” ujarnya.
Ia menilai Trackhouse telah menunjukkan perkembangan pesat sepanjang 2026 dan memiliki potensi untuk bersaing di papan atas.
“Tim ini telah berkembang pesat sepanjang tahun 2026 dan menjadi penantang gelar juara. Saya pastikan akan berupaya semaksimal mungkin agar kami tetap berada di puncak,” kata Bastianini.
Baca juga : Listrik & Sinyal di Flores Sudah Pulih 100 Persen
Pemilik Trackhouse, Justin Marks, menyambut kedatangan pembalap Italia tersebut dengan optimisme. Ia menilai pengalaman Bastianini di level tertinggi dapat menjadi modal penting bagi tim.
“Rekam jejak balapnya, sejarah kemenangannya di MotoGP, dan pengalamannya di level tertinggi olahraga ini menciptakan situasi yang sempurna bagi tim balap yang kami yakini sedang berada di ambang kesuksesan besar,” ujar Marks.
Bastianini kini akan menghadapi tantangan baru bersama Trackhouse. Di tengah perubahan besar MotoGP, ia memiliki peluang menghidupkan kembali kariernya sekaligus membuktikan bahwa masa sulit bersama KTM bukan akhir dari perjalanannya.
Jika mampu kembali meraih kemenangan, Bastianini tak perlu mengucapkan apapun kepada mantan timnya. Hasil di lintasan si sepanjang musim 2027 sudah cukup untuk membuktikan kekecewaan terhadap KTM. [DNU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.