RM.id Rakyat Merdeka - Kyohei Yoshino mulai mendapat peran khusus dalam racikan Shin Tae-yong di Persija. Bukan sebagai gelandang seperti posisi utamanya, pemain asal Jepang itu justru dipercaya mengisi lini pertahanan karena memiliki kemampuan bermain di sejumlah posisi.
Fleksibilitas tersebut kembali terlihat saat Persija mengalahkan Persib 2-1 pada pekan kedua Super League 2026/2027 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/9/2026).
Yoshino dimainkan sebagai bek kanan dan tampil selama 56 menit. Ia mampu menjalankan tugasnya dengan baik, termasuk meredam pergerakan penyerang Persib, Mariano Peralta.
Baca juga : Brandon Wilson Bidik Bali United Kembali ke Level Asia
Disiplin dalam bertahan dan kemampuannya membaca arah serangan lawan menjadi modal penting Yoshino. Penampilan tersebut sekaligus menunjukkan mengapa Shin Tae-yong tidak ragu menempatkannya di luar posisi naturalnya.
Padahal, Persija memiliki beberapa opsi untuk posisi bek kanan, seperti Fajar Fathurrahman, Rio Fahmi dan Kerim Memija. Dalam laga melawan Persib, Memija bahkan digeser untuk mengisi posisi bek kiri.
Shin menjelaskan, keputusan memainkan Yoshino sebagai bek sayap kanan didasarkan pada kemampuan bertahannya yang cukup lengkap. Ia dinilai bisa menjalankan peran sebagai gelandang bertahan, bek tengah maupun bek sayap.
Baca juga : PSS Sleman Ogah Larut Dalam Kekalahan
“Terkait Yoshino (ditempatkan sebagai bek kanan), karena dia memiliki kemampuan bertahan baik sebagai gelandang bertahan, bek tengah, maupun bek sayap,” tutur Shin Tae-yong.
“Bagaimanapun juga, Yoshino dipasang di posisi bek sayap untuk memberikan rasa aman di lini pertahanan,” katanya melanjutkan.
Peran fleksibel tersebut sebenarnya sudah terlihat sejak pekan pertama. Ketika menghadapi Borneo FC, Yoshino dimainkan sebagai bek sayap kiri untuk menggantikan Rio Fahmi.
Baca juga : Madura United Sapu Bersih 2 Laga, Tim Diminta Tetap Rendah Hati
Artinya, Yoshino kini menjadi salah satu pemain yang memberikan banyak pilihan bagi Shin Tae-yong dalam menyusun komposisi Persija. Kemampuannya beradaptasi di sejumlah posisi membuatnya bisa menjadi solusi ketika tim membutuhkan perubahan taktik maupun menghadapi persoalan di lini belakang.
Dengan kompetisi yang masih panjang, fleksibilitas Yoshino berpotensi menjadi salah satu kekuatan Persija dalam menjaga konsistensi penampilan sepanjang musim 2026/2027.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.