Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pramono Minta BPBD Waspadai Kebakaran di Jakarta Saat El Nino
Rabu, 7 Oktober 2026 10:23 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta dan seluruh jajaran terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran. Perhatian ekstra ditujukan ke pemukiman padat penduduk seiring kondisi cuaca kering akibat fenomena El Nino dan kemarau panjang.
Instruksi tersebut disampaikan Pramono saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Penanggulangan Bencana Provinsi DKI Jakarta 2026 di Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2026). Ia menilai risiko cuaca ekstrem membuat Jakarta terancam potensi kebakaran yang kerap dipicu oleh aktivitas sederhana, seperti buang puntung rokok sembarangan, korsleting listrik, hingga pembakaran sampah.
Baca juga : Pramono Sebut Peran Jokowi, Ahok dan Anies Dalam Modernisasi Kota Jakarta
"Dari report yang ada yang dikeluarkan oleh Oxford University tentang kebencanaan, sebenarnya ancaman terhadap negara-negara yang di bawahnya ada ring of fire itu cukup tinggi. Salah satu hal yang perlu kita tangani serius adalah berkaitan dengan kebakaran," ujar Pramono.
Pramono secara khusus menyoroti wilayah berdensitas tinggi seperti Tambora dan Cakung agar mendapat pengawasan ketat dari petugas penanggulangan bencana.
Baca juga : Jeritan Petani Menghadapi Anomali Musim Kemarau
"Kemungkinan untuk kebakaran itu potensinya tinggi sekali, terutama daerah-daerah yang padat penduduk," tegasnya.
Di tengah ancaman kemarau panjang, Pemprov DKI Jakarta telah berupaya melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk memicu hadirnya hujan. Pramono berharap hujan segera turun di awal Oktober untuk menyegarkan Jakarta dan menekan risiko kebakaran di lapangan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya