RM.id Rakyat Merdeka - Xavi ingin Belanda bermain lebih intens, agresif dan menyerang. Sementara Klopp tak mau pasukannya terjebak dalam penguasaan bola Belanda.
Duel panas tersaji di Johan Cruijff ArenA ketika Belanda menjamu Jerman pada matchday pertama UEFA Nations League 2026/27, besok pukul 01.45 WIB.
Pertandingan ini menjadi sangat menarik karena kedua tim sama-sama memasuki era baru.
Xavi Hernandez akan menjalani pertandingan pertamanya sebagai pelatih Belanda, sementara Jurgen Klopp juga memulai tugasnya sebagai nakhoda Timnas Jerman.
Baca juga : Tertinggal Jauh Dari Mercedes, Ferrari Belum Angkat Tangan
Xavi datang dengan misi mengubah wajah permainan Oranje. Pelatih asal Spanyol tersebut menegaskan ingin melihat Belanda bermain dengan intensitas tinggi, penuh energi, mengambil inisiatif, serta lebih agresif ketika menguasai bola.
“Saya ingin kami bermain dengan intensitas, semangat dan ritme yang bagus, serta mengambil inisiatif dalam pertandingan,” kata Xavi.
Salah satu perubahan besar terlihat dari pemanggilan pemain. Xavi tidak memasukkan Memphis Depay, pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Belanda, ke dalam skuad pertamanya.
Sebaliknya, pemain seperti Cody Gakpo, Brian Brobbey, Noa Lang, Ryan Gravenberch, Tijjani Reijnders dan Jeremie Frimpong menjadi bagian dari proyek baru tersebut. Virgil van Dijk tetap dipercaya sebagai kapten.
Baca juga : Wujudkan Negara Palestina Merdeka Jangan Cuma Omdo
Namun Belanda mendapat kabar kurang menyenangkan. Donyell Malen dan Justin Kluivert dipastikan absen karena cedera. Xavi kemudian memanggil Guus Til dan Mexx Meerdink sebagai pengganti.
Di kubu Jerman, perhatian tertuju kepada Klopp. Mantan pelatih Liverpool tersebut memulai era barunya dengan tandang ke Amsterdam.
Klopp langsung menghadapi ujian berat karena Belanda memiliki banyak pemain berkualitas di lini depan dan tengah. Jerman datang dengan sejumlah wajah baru, termasuk Younes Ebnoutalib yang mendapatkan panggilan perdana setelah mencuri perhatian pada awal musim.
Lennart Karl juga menjadi salah satu pemain muda yang menarik perhatian setelah sebelumnya mendapatkan kesempatan tampil dalam pertandingan persahabatan bersama tim senior.
Baca juga : Sara Wijayanto, Gugat Cerai Demian Hidup Seperti Burger
Belanda dan Jerman sudah sering bertemu dalam pertandingan kompetitif. Pada Nations League edisi sebelumnya, kedua tim bermain imbang 2-2 di Amsterdam sebelum Jerman membalas dengan kemenangan 1-0 di Munich.
Belanda juga memiliki keuntungan bermain di kandang. Dukungan publik Amsterdam bisa menjadi faktor penting, terlebih pertandingan ini merupakan kesempatan pertama bagi Xavi memperkenalkan identitas permainannya kepada suporter Oranje.
Di sisi lain, Klopp tentu berharap Jerman mampu bermain lebih efektif dan tidak terjebak dalam permainan penguasaan bola Belanda.
Secara permainan, pertandingan diperkirakan berlangsung terbuka. Belanda kemungkinan berusaha mengontrol bola dan membangun serangan dari lini tengah, sementara Jerman dapat mengandalkan pressing serta transisi cepat. [GO]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.