RM.id Rakyat Merdeka - Pembalap Ferrari Charles Leclerc membongkar kelemahan Ferrari usai gagal meraih podium pertama di Grand Prix Azerbaijan. Kelemahan itu terletak di sasis.
Pada GP Azerbaijan di Sirkuit Baku, Minggu (27/9/2026), Leclerc hanya mampu finis di urutan keempat. Ferrari harus mengakui keunggulan Red Bull dan Mercedes. Sementara McLaren juga menunjukkan peningkatan performa.
“Menurut saya kita tidak boleh membohongi diri sendiri. McLaren dan Red Bull telah membuat kemajuan pesat,” ujar Leclerc seperti dikutip dari Crash, kemarin.
Menurut pembalap asal Monako itu, Mercedes juga mulai menunjukkan peningkatan, terutama dalam kecepatan di tikungan.
Baca juga : Dibeberkan Destry di DPR, Ekonomi Tumbuh Kuat
“Jadi menurut saya kita tidak lagi memiliki sasis terbaik seperti yang kita miliki di awal musim,” kata Leclerc.
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Ferrari. Sebab, keunggulan sasis sebelumnya mampu menutupi kelemahan mereka pada sisi unit tenaga.
Ferrari memang belum memiliki power unit paling kuat musim ini. Namun, performa mobil di tikungan dan karakter sasis sempat membuat Leclerc dan Lewis Hamilton mampu bersaing di barisan depan.
Ferrari bahkan mencatat enam podium dalam tujuh balapan pertama musim ini. Hamilton meraih kemenangan di Catalunya, sebelum Leclerc menyumbangkan kemenangan Ferrari berikutnya di Silverstone.
Baca juga : AS Tolak Syarat Damai Iran, Harga Minyak Makin Melejit
Namun, performa itu kini sulit dipertahankan. Ferrari belum kembali naik podium sejak Grand Prix Belgia. Di Baku, Leclerc hanya mampu finis keempat, sedangkan Hamilton berada di posisi keenam.
Leclerc melihat masalah Ferrari bukan hanya soal kecepatan di lintasan lurus. Menurutnya, SF-26 juga kehilangan kecepatan murni ketika dibandingkan dengan mobil Red Bull dan Mercedes.
“Ya, menurut saya kecepatan di trek lurus memang kurang, tapi bukan hanya itu saja. Kecepatan murninya memang tidak ada jika dibandingkan dengan Red Bull ataupun Mercedes,” ujarnya.
Kondisi ini jelas membuat Ferrari harus menghadapi tantangan lebih berat karena sejumlah rival membawa pengembangan besar ke Baku. Contohnya Red Bull dan McLaren yang melakukan peningkatan pada beberapa bagian mobil, sementara Ferrari tidak membawa perubahan besar pada mobilnya.
Baca juga : Anggota DPR Cecar Dirjenpas Soal Lapas Cibinong, Kalau Di Jepang Sudah Harakiri
Leclerc pun meminta Ferrari segera merespons perkembangan tersebut. “Ini adalah hal yang perlu kita benahi agar kita bisa kembali ke tingkat performa yang lebih baik dalam aspek tersebut,” katanya. [DNU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.