RM.id Rakyat Merdeka - Morbidelli akan menjadi rekan setim Nicolo Bulega di tim yang baru saja mengamankan gelar juara dunia WorldSBK. Kepindahan ini sekaligus menandai babak baru dalam karier pembalap 31 tahun tersebut.
Di WorldSBK, Morbidelli juga akan satu tim dengan Iker Lecuona. Sementara pembalap Franco Morbidelli harus mengakhiri kiprahnya di MotoGP. Pembalap Italia itu akan menyeberang ke World Superbike (WorldSBK) musim depan dan bergabung dengan tim Aruba.it Racing-Ducati. Pembalap MotoGP lainnya, Jack Miller dan Brad Binder, juga akan beralih ke ajang Superbike musim depan.
Sebelum hijrah, Morbidelli memiliki perjalanan panjang di MotoGP. Ia menjadi anggota resmi pertama VR46 Riders Academy yang dibentuk Valentino Rossi dan mendapat bimbingan dari legenda MotoGP tersebut sejak awal karier.
Menariknya, Morbidelli tidak melalui jalur konvensional menuju MotoGP. Ia melewatkan Moto3 dan langsung tampil di ajang Grand Prix melalui Moto2 setelah menjuarai European Superstock Championship 2013.
Kariernya pun terus menanjak. Setelah meraih podium pertamanya bersama Italtrans, Morbidelli bergabung dengan Marc VDS pada 2016.
Baca juga : Timur Tengah Makin Membara
Setahun kemudian, ia tampil dominan di Moto2. Morbidelli meraih delapan kemenangan Grand Prix dan keluar sebagai juara dunia Moto2 2017.
Ia kemudian naik ke MotoGP pada 2018 bersama Marc VDS. Musim debutnya bersama Honda berlangsung sulit sebelum bergabung dengan proyek Petronas SRT Yamaha.
Bersama Yamaha, Morbidelli mencapai puncak karier MotoGP pada 2020. Ia memenangkan tiga balapan dan finis sebagai runner-up di bawah Joan Mir dalam klasemen akhir.
Namun, performanya kemudian menurun. Setelah sempat naik podium pada awal 2021, Morbidelli tidak lagi meraih podium MotoGP selama tiga tahun berikutnya.
Ia baru kembali naik podium saat membela Pramac Ducati pada Sprint MotoGP Misano 2024. Sebelumnya, musim tersebut diawali dengan kecelakaan serius saat mengendarai motor Superbike yang membuatnya mengalami cedera kepala.
Baca juga : MotoGP Mandalika Kembali Dipuji Dunia
Morbidelli kemudian bergabung dengan VR46 setelah Pramac beralih menggunakan Yamaha. Tiga podium pada awal musim sempat menghidupkan kembali harapan kebangkitan kariernya.
Namun, ia hanya mampu menambah satu podium setelah itu. Meski demikian, finis ketujuh di klasemen akhir menjadi pencapaian terbaiknya sejak 2020.
Musim ini, Morbidelli kesulitan mengulang performa tersebut. Hasil terbaiknya hanya finis ketiga dalam Sprint MotoGP Jerez yang berlangsung di lintasan basah. Di luar itu, ia lebih sering berada di luar posisi 10 besar.
Kini, Morbidelli memilih tantangan baru. Pengalamannya menggunakan ban Michelin di MotoGP diharapkan menjadi modal penting saat memulai petualangan di WorldSBK.
“Saya sangat senang dan antusias menyambut babak baru dalam karier saya ini. Saya berterima kasih kepada Ducati dan Aruba atas kesempatan ini,” kata Morbidelli seperti dikutip dari Crash, kemarin.
Baca juga : Stok Beras Aman, BBM Cukup Untuk 20 Hari
“Seperti biasa, saya akan berusaha sebaik mungkin untuk memenuhi ekspektasi tim yang telah bertarung di papan atas selama bertahun-tahun dan baru saja menjuarai Kejuaraan Dunia Superbike.”
“Saya akan berupaya semaksimal mungkin untuk meraih hasil gemilang bersama-sama,” tutupnya. [DNU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.