RM.id Rakyat Merdeka - Seperti biasa, Barcelona akan berusaha menguasai bola dan menekan sejak awal. Sedangkan Madrid mengandalkan transisi cepat untuk mengeksploitasi garis pertahanan tinggi Blaugrana.
Barcelona dan Real Madrid bersiap bentrok dalam El Clasico pertama LaLiga musim ini. Duel di Spotify Camp Nou, besok pukul 03.00 WIB dipastikan menyita perhatian dunia, terlebih kedua rival datang dengan modal dan tekanan berbeda.
Barcelona asuhan Hansi Flick sedang menggila di kompetisi domestik. Blaugrana menyapu bersih sembilan pertandingan LaLiga dengan kemenangan dan mengoleksi 27 poin. Mereka unggul enam angka dari Real Madrid yang berada di posisi ketiga dengan 21 poin.
Baca juga : Kasus Bupati Klaten, KPK Sita Uang Ratusan Juta Dan Bukti Suap Audit BPK
Namun, Barcelona tidak datang tanpa masalah. Kekalahan 2-4 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions pada pertengahan pekan menjadi peringatan bagi Flick. Catatan sempurna mereka akhirnya terhenti, sementara cedera Dani Olmo dan Eric Garcia menambah pekerjaan rumah.
Jules Kounde juga diragukan tampil karena masalah pergelangan kaki. Kondisi lini belakang Barcelona menjadi sorotan, terutama karena Madrid memiliki Kylian Mbappe yang berbahaya dalam serangan cepat.
Di kubu lawan, Madrid mulai menemukan kepercayaan diri setelah membungkam RB Leipzig 4-1 di Liga Champions. Kemenangan itu menjadi modal penting bagi skuad Jose Mourinho untuk menghadapi rival abadinya.
Baca juga : Jasra Putra: Kami Dorong Kebijakan Dan Mekanisme Tangguh
Meski demikian, Madrid harus kehilangan Vinicius Junior yang menjalani hukuman skorsing. Absennya winger asal Brasil tersebut berpotensi mengurangi ancaman serangan balik Los Blancos.
Pertarungan di lini tengah juga bakal menentukan jalannya pertandingan. Barcelona akan berusaha menguasai bola dan menekan sejak awal, sedangkan Madrid berpeluang mengandalkan transisi cepat untuk mengeksploitasi garis pertahanan tinggi Blaugrana.
Taruhannya bukan sekadar gengsi. Jika menang, Barcelona bisa memperlebar jarak menjadi sembilan poin dari Madrid. Sebaliknya, kemenangan tim tamu akan memangkas selisih dan menghidupkan kembali persaingan di papan atas LaLiga.
Baca juga : Selly Andriany Gantina: Kedepankan Pencegahan Dan Penegakan Hukum
Melihat performa liga dan keuntungan bermain di kandang, Barcelona memiliki modal lebih kuat. Namun, El Clasico selalu punya cerita sendiri. Satu momen dari Mbappe atau aksi individu Lamine Yamal bisa mengubah seluruh jalannya pertandingan.
Dalam beberapa pertemuan terakhir, Barcelona menunjukkan dominasi atas Madrid. Blaugrana memenangi empat dari lima duel terakhir, termasuk kemenangan 2-0 pada 10 Mei 2026, 3-2 pada Final Piala Super Spanyol Januari 2026, serta kemenangan dramatis 4-3 dan 3-2 pada 2025. Madrid hanya meraih satu kemenangan dalam periode tersebut, yakni 2-1 pada Oktober 2025. Catatan ini memperlihatkan bahwa Barcelona belakangan lebih sering keluar sebagai pemenang, meski sebagian besar pertandingan berlangsung ketat dengan selisih skor tipis. [GO]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.