Sebelumnya
Hasil ini terbilang mengejutkan. Sebab sebelumnya, Eko mengaku akan tampil pada nomor 61 kg. Namun meski turun bukan di nomor idealnya, Eko tetap bisa tampil memukau. Walau berusia 32 tahun, dia menunjukkan masih cukup kompetitif untuk bertanding di ajang multieven manapun.
Eko juga terbilang melakukan persiapan singkat di PON XX 2021 Papua. Dia baru bergabung bersama tim angkat besi Jatim dalam training camp di Malang pada 15 September 2021. Maklum, sebelumnya dia harus berjuang membela Indonesia di ajang Olimpiade 2020 Tokyo.
Baca juga : Zohri Dan Sapwaturrahman Sumbang Emas Buat NTB
Eko Yuli berhasil meraih medali perak usai kalah bersaing dari musuh bebuyutannya asal Tiongkok, Li Fabin. Eko meraih total angkatan 302 kg. Eko Yuli mampu meraih angkatan snatch 137 kg dan angkatan clean and jerk 165 kg. Walhasil, total angkatannya tertinggal 11 kg dari Li Fabin.
Sementara itu, Li Fabin berhasil meraih total angkatan 313 kg. Setelah berhasil membuat angkatan snatch 141 kg, lifter ini mampu memecahkan rekor Olimpiade di angkatan clean and jerk dengan angkatan172 kg.
Baca juga : Target Meleset, Layar Cuma Nyumbang Tiga Perak Untuk DKI
Eko Yuli Irawan masih berpotensi tampil membela Indonesia di ajang SEA Games 2021 sampai Asian Games 2022. Apalagi, dia membuktikan masih bisa berprestasi di angkat besi dalam ajang PON XX 2021. Selain Eko Yuli, Jatim juga mendapatkan medali perunggu atas nama Joni Susanto yang turun di kelas 61 kg. [WUR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.