Dark/Light Mode

Usai Terpilih Jadi Ketum Parfi, Ki Kusumo Sambangi Kementerian Hukum

Selasa, 25 Februari 2025 22:10 WIB
Pertemuan PB Parfi dengan Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej (berkemeja putih). (Foto: Parfi)
Pertemuan PB Parfi dengan Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej (berkemeja putih). (Foto: Parfi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kongres ke-18 Pengurus Besar Persatuan Artis Film Indonesia (PB Parfi) usai digelar di Gedung Film, Jalan MT Haryono, Jakarta, Kamis (20/2/2025). Kongres menunjuk Ki Kusumo sebagai Ketua Umum yang baru untuk periode 2020-2025. Sementara Dewan Pertimbangan Organisasi dipercayakan pada Mutiara Sani.

Sebelumnya, ada beberapa nama yang mendaftar. Namun, di hari H kongres, nama-nama tersebut tidak muncul.

Selanjutnya, Senin (24/2/2025), Ketua Umum PB Parfi terpilih menyambangi Kantor Kementerian Hukum (Kemenkum), di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Rombongan berjumlah delapan orang ini diterima Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej.

“Kami ke sini untuk memberikan legalitas, legal formalnya keluar supaya lebih jelas lagi. Jadi kita berjuang dengan perahu atau kapal yang kelihatan terang dan lebih kokoh,” ujar Ki Kusumo, usai bertemu Eddy Hiariej.

Baca juga : Sah! AHY Terpilih Kembali Jadi Ketum Partai Demokrat

Ki Kusumo puas atas kerja keras yang dijalaninya. “Semua terbayar saat kongres. Selesai kongres, ada perasaan puas luar biasa. Perjuangan itu telah meraih hasil yang baik, melahirkan pengurus Parfi yang baru,” tambahnya.

Sebagai Ketua Umum yang baru, Ki Kusumo tak bisa bekerja sendirian. “Butuh kerja sama dan kerja keras bareng, sehingga menghasilkan hal yang luar biasa. Perfilman bukan cuma di Indonesia tapi secara internasional,” ucap aktor sekaligus produser film ini.

Ki Kusumo lalu memberikan bocoran mengenai hasil pertemuan dengan Wakil Menteri Hukum. “Intinya, dari awal kita selalu melakukan konsultasi. Karena kita bicara legal formal, bicara tentang alas dasar hukum apa yang ada di Parfi, kita bisa menjalankan itu,” ucapnya.

Dia melanjutkan, tentu Parfi butuh berkonsultasi. “Dalam hal ini berkonsultasi dengan Pak Wamen. Tadi diterima dengan sangat baik, sangat luar biasa,” lanjut Ki Kusumo.

Baca juga : Di Tengah Kondisi Kritis, Paus Fransiskus Minta Terus Didoakan

Menurutnya, Wakil Menteri Hukum pernah hadir di acara Parfi dan membuka sebuah acara. “Jadi ini adalah satu hadiah. Kita merasa ini adalah penghargaan yang luar biasa dari negara karena beliau datang sebagai Wamen yang mewakili negara,” kata Ki Kusumo lagi.

Dia melanjutkan, Parfi memang sebuah organisasi yang wah, banyak ingar-bingar, banyak intrik, dan lain-lain. Bahkan sekarang, ada banyak berita simpang siur yang mungkin kurang enak.

“Nah, tugas kami adalah memperbaiki semuanya supaya menjadi lebih baik. Perjuangan kita harus lebih keras, kemudian memperbaiki yang bengkok menjadi lurus,” ujar Ki Kusumo. 

Misinya, anggota Parfi harus berbuat sesuatu yang terbaik di rumahnya, rumah aktor, rumah pemain, rumah sineas. Agar Parfi bisa mandiri, bisa menjadi besar dan bisa mewadahi seluruh aktor, artis, seniman-seniman untuk bergabung dan berkarya membuat satu hasil yang luar biasa, diakui bukan cuma oleh orang Indonesia, tapi juga mancanegara. 

Baca juga : Gus Ipul Dorong Kemandirian KPM

Di luar itu, selaku Ketua Umum Parfi yang baru, Ki Kusumo menjelaskan bahwa Parfi itu pernah terpecah. Sekarang, dia ingin semua generasi Parfi berkumpul.

“Ayo kita dukung, ayo kita bangun bersama buat Parfi menjadi luar biasa. Dari semua generasi, dari semua kelompok, dari semua yang terpecah kemarin, saya ingin semuanya jadi satu, mempunyai rumah yang satu kita bangun bersama buat menjadi besar luar biasa,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.