Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Hadapi Pilgub Sulteng, PAN Dan Demokrat Pecah Kongsi
Kamhar Lakumani: Konfigurasi Pusat Dan Daerah Berbeda
Sabtu, 13 Juli 2024 07:40 WIB
Sebelumnya
Di Pilgub Sulteng, Partai Demokrat berkoalisi dengan PKS dan berseberangan dengan PAN. Kenapa?
Secara prinsip, partai yang tergabung dalam KIM berkeinginan untuk bersama-sama dengan koalisi saat Pilpres. Tapi, semua partai rasional dan realistis melihat konfigurasi politik di pusat dan daerah itu berbeda.
Kami tidak mungkin memaksakan seluruh Pilkada bersama KIM. Karena, konfigurasi politik, karakter dan kepentingan partai-partai di KIM juga berbeda.
Apakah tidak ada niat yang kuat untuk bersama-sama dalam KIM?
Semua partai di KIM berkeinginan untuk menyelaraskan. Tetapi, semua partai rasional bahwa tidak semua bisa selaras.
Baca juga : Pemerintah Mau Luncurkan Program B40 Tahun Depan
Kenapa tidak bisa?
Karena, kami mengedepankan kepentingan strategis masing-masing partai. Kami sadar, ada konfigurasi yang berbeda antara pusat dan daerah.
Di Pilkada berbeda, membuat KIM terpecah ya?
Tidak sama sekali. Kami menyadari dan mengerti pusat dan daerah itu berbeda.
Tidak ada baper-baper, ya?
Baca juga : Barang Bodong Rugikan Negara
Tidak, tidak. Politik itu rasional.
Kenapa Partai Demokrat mendukung Anwar Hafid sebagai bakal calon gubernur?
Beliau adalah Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng. Pernah menjadi Bupati Morowali dua periode. Pak Anwar Hafid ini kader utama Partai Demokrat di Sulteng.
Apa hanya karena kader, maka didukung Demokrat?
Tidak juga. Elektabilitas dan popularitas Anwar, teratas di Sulteng, sehingga berpotensi terpilih menjadi Gubernur Sulteng.
Baca juga : HUT Golkar Bakal Meriah,Undang Parpol Negara Lain
Di Pilkada Sulteng, Demokrat berkoalisi dengan PKS. Apakah cukup?
Koalisi Partai Demokrat dan PKS sudah cukup untuk berlayar di Pilkada Sulteng. REN
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 13 Juli 2024 dengan judul "Hadapi Pilgub Sulteng, PAN Dan Demokrat Pecah Kongsi, Kamhar Lakumani: Konfigurasi Pusat Dan Daerah Berbeda"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya