Dark/Light Mode

Soal Isu Partai Tersandera Saat Pilkada, Ada Yang Bantah, Ada Yang Bilang Mungkin

Fuadi Luthfi: Tidak Ada Partai Yang Tersandera

Minggu, 8 September 2024 07:50 WIB
Fuadi Luthfi, Jubir DPW PKB Jakarta. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Fuadi Luthfi, Jubir DPW PKB Jakarta. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Setelah gagal menjadi calon Gubernur Jakarta, Anies Baswedan mempertanyakan, apakah partai politik sedang tersandera. 

Anies menyampaikan hal itu, dalam konteks menjawab pertanyaan, kenapa tidak masuk partai politik, supaya bisa diusung sebagai Cagub. "Begini, kalau masuk partai, pertanyaannya, partai mana yang sekarang tidak tersandera," ucapnya.

Baca juga : Nazaruddin: Sistem Rusak, Tak Ada Check Dan Balance

Indikasi tersandera, lanjut Anies, partai tidak berani mencalonkan. Bahkan, dalam mencalonkan saja bisa terancam. "Agak berisiko juga bagi yang mengusulkan. Jadi ini adalah sebuah kenyataan," katanya.

Pernyataan Anies ini, menimbulkan berbagai tanggapan. Staf Khusus Presiden, Grace Natalie membantah hal tersebut. Kata dia, urusan pencalonan dalam Pilkada, adalah ranah internal partai. “Istana tidak ikut campur," kata Grace kepada wartawan, Sabtu (31/8/2024).

Baca juga : Menhub Perkuat Regulasi Transportasi Sektor Udara

Politisi PSI ini menilai, tudingan Anies itu tidak berdasar, dan cuma menjadi spam di ruang publik. 

Hal senada disampaikan Juru Bicara DPW PKB Jakarta, Fuadi Luthfi. Kata dia, keputusan partai tak mendukung Anies karena ada pertimbangan lain. “Tapi, bukan karena tersandera,” ujarnya.

Baca juga : Ganjar Mulai Turun Gunung

Sedangkan Wakil Ketua Umum Partai Ummat, Nazaruddin tak membantah pernyataan Anies.

Untuk lebih jelasnya, berikut wawancara dengan Fuadi Luthfi, terkait pernyataan Anies tersebut.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.