Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Soal Isu Partai Tersandera Saat Pilkada, Ada Yang Bantah, Ada Yang Bilang Mungkin
Fuadi Luthfi: Tidak Ada Partai Yang Tersandera
Minggu, 8 September 2024 07:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Setelah gagal menjadi calon Gubernur Jakarta, Anies Baswedan mempertanyakan, apakah partai politik sedang tersandera.
Anies menyampaikan hal itu, dalam konteks menjawab pertanyaan, kenapa tidak masuk partai politik, supaya bisa diusung sebagai Cagub. "Begini, kalau masuk partai, pertanyaannya, partai mana yang sekarang tidak tersandera," ucapnya.
Baca juga : Nazaruddin: Sistem Rusak, Tak Ada Check Dan Balance
Indikasi tersandera, lanjut Anies, partai tidak berani mencalonkan. Bahkan, dalam mencalonkan saja bisa terancam. "Agak berisiko juga bagi yang mengusulkan. Jadi ini adalah sebuah kenyataan," katanya.
Pernyataan Anies ini, menimbulkan berbagai tanggapan. Staf Khusus Presiden, Grace Natalie membantah hal tersebut. Kata dia, urusan pencalonan dalam Pilkada, adalah ranah internal partai. “Istana tidak ikut campur," kata Grace kepada wartawan, Sabtu (31/8/2024).
Baca juga : Menhub Perkuat Regulasi Transportasi Sektor Udara
Politisi PSI ini menilai, tudingan Anies itu tidak berdasar, dan cuma menjadi spam di ruang publik.
Hal senada disampaikan Juru Bicara DPW PKB Jakarta, Fuadi Luthfi. Kata dia, keputusan partai tak mendukung Anies karena ada pertimbangan lain. “Tapi, bukan karena tersandera,” ujarnya.
Baca juga : Ganjar Mulai Turun Gunung
Sedangkan Wakil Ketua Umum Partai Ummat, Nazaruddin tak membantah pernyataan Anies.
Untuk lebih jelasnya, berikut wawancara dengan Fuadi Luthfi, terkait pernyataan Anies tersebut.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya