Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jumlah Penduduk Kelas Menengah Menurun, Jangan Buat Regulasi Aneh Dan Kasih Stimulus
Shinta Khamdani: Perlu Stimulus Bagi Produktivitas Ekonomi
Senin, 9 September 2024 07:50 WIB
Sebelumnya
Jumlah masyarakat kelas menengah mengalami penurunan. Solusi dari Anda seperti apa?
Kondisi ini perlu di-counter dengan stimulus produktivitas ekonomi.
Konkretnya bagaimana?
Pemerintah dapat menciptakan reformasi iklim usaha atau investasi yang dibutuhkan di dalam negeri, untuk menciptakan kinerja usaha yang lebih tinggi, termasuk melalui ekspor dan investasi.
Sektor mana saja yang seharusnya mendapatkan stimulus tersebut?
Baca juga : Mirah Sumirat: Bukan Cuma Karena Pandemi Covid-19
Setidaknya harus menargetkan sektor-sektor vital pendukung pertumbuhan daya beli kelas menengah, yakni pemberdayaan UMKM (usaha mikro kecil dan menengah), sebagai pemberi kerja terbesar di Indonesia, peningkatan produktivitas, daya saing sektor manufaktur dan jasa yang menjadi leading sectors.
Apa lagi yang dapat dilakukan Pemerintah dalam memaksimalkan daya beli masyarakat kelas menengah?
Harus ada dukungan transformasi sektor ekonomi informal menjadi sektor ekonomi formal. Kunci utamanya ada pada simplifikasi regulasi usaha, peningkatan efisiensi dan peningkatan daya saing cost of doing business di Indonesia.
Sedapat mungkin semua komponen cost usaha di Indonesia, termasuk regulatory cost atau biaya untuk memenuhi berbagai ketentuan dan izin usaha di Indonesia, harus diturunkan ke level yang bersaing di kawasan.
Cara mengembangkan usaha agar berjalan lebih cepat dan tepat seperti apa?
Baca juga : Imigrasi Hadirkan Layanan E-Paspor Pertama Di Sydney
Ekosistem pemberdayaan UMKM dan ekspor, harus dibina dari sekarang agar industri-industri nasional berdaya saing ekspor dan memiliki kinerja usaha yang maksimal, untuk menciptakan lapangan kerja berkualitas yang lebih banyak.
Adopsi teknologi industri baru dan penciptaan green supply chain harus dipercepat untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing industri nasional yang bisa menciptakan lapangan-lapangan kerja baru bagi kelas menengah.
Untuk kualitas pekerja, bagaimana?
Pada saat yang sama, reformasi kualitas SDM (sumber daya manusia) harus dipercepat, khususnya dengan balai latihan kerja yang terintegrasi dengan sentra-sentra industri, agar penyerapan tenaga kerja lebih cepat.
Anda yakin solusi ini mampu mendongkrak kelas menengah yang mengalami penurunan kelas?
Baca juga : Cak Imin Janji Lepaskan Jabatan Ketum PKB Di 2029
Keseluruhan simulasi produktif di atas, harus dilakukan secara serentak, konsisten, cepat. NNM
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Senin, 9 September 2024 dengan judul "Jumlah Penduduk Kelas Menengah Menurun, Jangan Buat Regulasi Aneh Dan Kasih Stimulus, Shinta Khamdani: Perlu Stimulus Bagi Produktivitas Ekonomi "
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya