Dark/Light Mode

Soal Penanganan Banjir Jakarta, Para Cagub Terus Adu Gagasan

Ida Mahmudah: Debit Air Ke Jakarta Masih Bisa Diatur

Selasa, 19 November 2024 07:40 WIB
Ida Mahmudah, Anggota Bidang Kampanye Dan Sosialisasi Pram-Doel. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Ida Mahmudah, Anggota Bidang Kampanye Dan Sosialisasi Pram-Doel. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penanganan banjir di Jakarta masih mencari solusi mujarab. Adu gagasan penanganan banjir Jakarta pun menjadi topik menarik antar Calon Gubernur.

Calon Gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil menunjukkan hasil kerjanya saat menjadi Gubernur Jawa Barat, dalam membantu meminimalisir banjir di Jakarta.

Ridwan Kamil terlibat dalam pembangunan Bendungan Sukamahi dan Ciawi yang mampu menahan 30 persen debit air hujan sebelum tumpah ke Jakarta.

Baca juga : Kapolri Pastikan Pelayanan Makan, Mandi & Kesehatan

Cagub nomor urut 2, Dharma Pongrekun mengajak masyarakat untuk menganggap banjir bukanlah bencana, melainkan rezeki dari Tuhan.

Ia menyampaikan itu dalam debat terakhir Pilgub Jakarta 2024, Minggu malam (17/11/2024). “Mulai sekarang saya mengajak, kita menganggap banjir itu adalah rezeki dari Tuhan,” kata Dharma.

Dia pun menyatakan, permasalahan banjir kiriman ke Jakarta itu, bisa diatasi dengan gagasannya, “kolam pipi monyet”. Kolam pipi monyet itu merupakan waduk keringyang berguna untuk menampung air hujan dan banjir kiriman.

Baca juga : Anak Buah Paloh Bikin Lapor Nasdem Geh!

Juru Bicara Dharma Pongrekun-Kun Wardana, Ikhsan Tualeka menjelaskan konsep Dharma yang menganggap air sebagai rezeki. Menurut dia, air adalah sebuah kebaikan, namun jika tidak dikelola dengan baik akan menjadi bencana.

Anggota Bidang Kampanye dan Sosialisasi Pasangan Calon Nomor Urut 3 Pramono Anung-Rano Karno, Ida Mahmudah menjelaskan, Paslon Pramono-Rano Karno akan memaksimalkan fungsi Bendungan Ciawi di Bogor Jawa Barat. Selain itu, kata dia, proyek giant sea wall alias tanggul raksasa di Jakarta harus dilanjutkan.

Untuk membahas topik tersebut lebih lanjut, berikut ini wawancaranya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.