Dark/Light Mode

Soal Penanganan Banjir Jakarta, Para Cagub Terus Adu Gagasan

Ida Mahmudah: Debit Air Ke Jakarta Masih Bisa Diatur

Selasa, 19 November 2024 07:40 WIB
Ida Mahmudah, Anggota Bidang Kampanye Dan Sosialisasi Pram-Doel. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Ida Mahmudah, Anggota Bidang Kampanye Dan Sosialisasi Pram-Doel. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Bagaimana Anda melihat penanganan banjir di Jakarta?

Kiriman air hujan dari Bogor bisa dikurangi atau bisa ditahan, terutama dengan adanya Bendungan Ciawi. Harapannya kan bisa mengurangi banjir Jakarta.

Namun kenyataannya, sekarang ini hanya pengunduran waktu. Tadinya lima hingga enam jam, sekarang enam hingga tujuh jam.

Solusi dari Anda?

Bisa ditahan lagi ya.

Baca juga : Kapolri Pastikan Pelayanan Makan, Mandi & Kesehatan

Caranya?

Kalau saja Bendungan Ciawi ini diberikan pintu air, itu bisa ditahan lebih lama. Sekarang ini, tidak ada pintu airnya. Jadi, ketika dia menampung hujan atau airnya banyak, langsung luber dan langsung ke Jakarta.

Kalau ada pintu air, saya yakin debit air yang akan mengalir ke Jakarta, bisa diatur. Itu salah satu solusi pengurangan banjir di Jakarta.

Apa lagi solusi penanganan banjir di Jakarta?

Komunikasi yang baik, antara Kementerian selaku Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jakarta. Karena, saat dulu kami Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, waktu itu berkunjung ke Bendungan Ciawi, dan hasilnya adalah tidak ada pintu airnya.

Baca juga : Anak Buah Paloh Bikin Lapor Nasdem Geh!

Kami tidak mungkin menganggarkan kalau memang bukan kebutuhan.

Nah, saya tanya waktu itu, bagaimana jika ada pintu air. Jawabannya, kalau ada pintu air, debitnya bisa diatur. Jadi, tidak membebani Jakarta kalau Bogor hujan deras.

Selain dari Bogor, banjir di Jakarta terjadi karena banjir rob. Bagaimana itu?

Menurut Bang Doel, 11,5 kilometer memang harus diselesaikan. Memang di sana ada kewajiban Pemerintah Pusat dan ada juga kewajiban Pemerintah Jakarta.

Nah, ini yang memang harus segera diselesaikan. Sebagian juga tanggung jawab dari Pelindo.

Baca juga : Komdigi Tanamkan Rasa Cinta Tanah Air

Proyek tanggul raksasa ini akan diteruskan ya?

Sepanjang 11,5 Km ini tanggung jawab Pemerintah Pusat dan Pemerintah DKI Jakarta. Ini yang harus segera diselesaikan.

Saya yakin , Mas Pram dan Bang Doel akan memikirkan betul warga di sana agar tidak langganan terkena dampak banjir rob. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Selasa, 19 November 2024 dengan judul "Soal Penanganan Banjir Jakarta, Para Cagub Terus Adu Gagasan, Ida Mahmudah: Debit Air Ke Jakarta Masih Bisa Diatur"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.