Dark/Light Mode

Ganjil Genap (Gage) Diusulkan Atasi Macet Di TB Simatupang

Tulus Abadi: Terapkan Gage, Bukan Memangkas Trotoar

Selasa, 26 Agustus 2025 07:40 WIB
Tulus Abadi, Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI). (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Tulus Abadi, Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI). (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Bagaimana Anda melihat kemacetan di Jalan TB Simatupang, yang menjadi keluhan masyarakat di media sosial?

Lalu lintas di sepanjang Jalan TB Simatupang, memang tampak kian macet, khususnya di jam-jam sibuk, pagi dan sore hari. Rencana memangkas beberapa titik trotoar, khususnya di sentra-sentra kemacetan, justru merupakan kebijakan yang grusa-grusu.

Kenapa Anda sebut ini kebijakan grasa-grusu?

Iya, karena ini tanpa pertimbangan yang matang. Sebab pemangkasan tersebut merupakan bentuk pelanggaran hak-hak publik sebagai warga Jakarta, khususnya hak pejalan kaki, atau pedestrian.

Namun, penggunaan trotoar ini tidak sepenuhnya atau hanya di trotoar yang memang sedang tidak bisa digunakan. Ada tanggapan?

Baca juga : Pelaku Tindak Pidana Tidak Bisa Hindari Proses Hukum

Pemangkasan trotoar tersebut tidak akan mengatasi atau mengurangi kemacetan secara signifikan. Pemangkasan ini secara paradigmatis juga bentuk keberpihakan yang salah kaprah.

Maksudnya?

Karena terlalu berorientasi pada pemilik kendaraan pribadi. 

Terus solusi dari Anda apa?

Jika Pemprov DKI Jakarta memang ingin memangkas kemacetan di area Jalan TB Simatupang, maka terapkan saja kebijakan ganjil genap di sepanjang Jalan TB Simatupang tersebut. 

Baca juga : Suyudi: Ayo Bersatu, Kita Perangi Narkotika!

Anda yakin ini solusi yang efektif?

Dengan penerapan ganjil genap di area tersebut, jumlah kendaraan pribadi roda empat yang melintas akan berkurang kisaran 40-45 persen. Dari sisi trafik, yang memantik kemacetan adalah pengguna kendaraan pribadi, maka sudah seharusnya volume trafiknya dipangkas. Bukan memangkas hak pengguna pedestrian, yakni trotoar. 

Selain itu, ada lagi?

Jika perlu, agar kebijakan ganjil genap lebih efektif, pengguna roda empat mobil EV (mobil listrik) kenakan juga kebijakan ganjil genap, karena jumlahnya makin mewabah. 

Bagaimana dengan akses transportasi umumnya?

Baca juga : Mendes Ajak Apdesi Sukseskan Asta Cita

Perlu diperkuat dengan akses angkutan umum masal, khususnya armada Transjakarta. Diharapkan pengguna kendaraan pribadi bisa migrasi ke angkutan umum masal, baik Transjakarta, maupun MRT. Maka sebaiknya Pemprov DKI membatalkan rencana pemangkasan trotoar di sepanjang Jalan TB Simatupang, dan menerapkan kebijakan yang lebih visible dan komprehensif dari sisi managemen transportasi publik. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Selasa, 26 Agustus 2025 dengan judul "Ganjil Genap (Gage) Diusulkan Atasi Macet Di TB Simatupang, Tulus Abadi: Terapkan Gage, Bukan Memangkas Trotoar"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.