Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Terus Dukung Proses Pembelajaraan, Optimalkan Beasiswa Bagi Warga Terdampak Bencana
Fahriza Marta Tanjung: Usulan Tidak Boleh Mengganggu Anggaran
Rabu, 7 Januari 2026 07:15 WIB
Sebelumnya
Anggota Komisi X DPR mendorong beasiswa khusus untuk mahasiswa dan siswa korban bencana di Sumatera. Bagaimana kondisi orang tua siswa di lapangan saat ini?
Apa yang disampaikan Komisi X memang sesuai realita. Banyak orang tua yang belum bisa kembali bekerja karena rumahnya hilang atau rusak.
Fokus mereka belum pada mencari penghasilan tetap. Jadi, memang benar bahwa beban biaya pendidikan anak-anak mereka harus menjadi perhatian.
Namun, jangan hanya melempar wacana, tapi pastikan anggarannya tersedia tanpa memotong pos lain yang sudah berjalan.
Apa yang menjadi kekhawatiran Anda?
Sebagaimana kita ketahui, dari total anggaran fungsi pendidikan yang mencapai sekitar Rp 700 triliun, pagu untuk Kemendikdasmen itu hanya sekitar Rp 50 triliun.
Jumlah ini sangat kecil. Kalau ada usulan beasiswa baru, saya berharap tidak mengganggu anggaran rutin yang sudah ada di kementerian.
Baca juga : Kurniasih Mufidayati: Wakil Ketua Komisi X DPR RI
Komisi X sebagai mitra harus menyesuaikan usulan ini dengan kapasitas finansial kementerian.
Untuk merealisasikan usulan ini, masalah apalagi yang harus diperhatikan?
Untuk urusan pendataan sekolah terdampak saja masih berantakan.
Kadang Pemerintah Daerah buat data, UPT Kementerian buat, lalu pihak lain juga buat menggunakan berbagai link.
Akibatnya sekolah bingung, dan pada akhirnya pendataan resmi justru terabaikan atau tidak diisi. Ini kejadian nyata di lapangan.
Apakah ada contoh kasus sekolah yang terabaikan karena masalah pendataan ini?
Di Medan misalnya, ada sekolah yang lebih dari sebulan belum tersentuh bantuan materi maupun peralatan sama sekali dari kementerian, padahal programnya ada.
Baca juga : Undang Jokowi Dan Gibran, PSI Jateng Akan Gelar Rakorwil Di Kota Solo
Ini karena mereka tidak terdata. Pendataan yang tidak maksimal ini menjadi PR besar jika ingin menyalurkan beasiswa tepat sasaran.
Bagaimana dengan kesiapan sekolah dalam memulai kembali kegiatan belajar mengajar pascabencana?
Rencana pembukaan sekolah tanggal 5 Januari kemarin ternyata masih terkendala.
Banyak sekolah yang belum dibersihkan dari lumpur. Di daerah Tapanuli Tengah, Aceh Tamiang, hingga Aceh Tengah, aksesnya terputus.
Data mengenai kondisi sekolah-sekolah ini pun belum maksimal masuk ke pusat.
Artinya, pemberian beasiswa ini harus memperhatikan tingkat kerusakan yang dialami setiap siswa?
Tingkat kehilangan atau kerusakan yang dialami keluarga siswa dan mahasiswa itu berbeda-beda.
Baca juga : Disampaikan Fadli Zon, Prabowo Itu Pemimpin Yang Strong Leadership
Hal ini yang perlu diperhatikan secara detail agar bantuan bisa benar-benar tepat sasaran kepada mereka yang sangat membutuhkan.
Apa harapan Anda kepada Komisi X DPR dan Pemerintah terkait rencana kebijakan ini?
Usulannya harus tepat sasaran. Dan yang terpenting, perbaiki sistem pendataannya; jangan hanya mengandalkan link masuk, tapi harus berdasarkan hasil survei nyata di sekolah-sekolah yang terdampak. NNM
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Rabu, 7 Januari 2026 dengan judul "Terus Dukung Proses Pembelajaraan, Optimalkan Beasiswa Bagi Warga Terdampak Bencana, Kurniasih Mufidayati: Wakil Ketua Komisi X DPR RI"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya