Dark/Light Mode

Wisatawan Mancanegara Tembus 15,39 Juta, DPR Soroti Ketimpangan Program Pariwisata Nasional

Rycko Menoza: Konektivitas Daerah Masih Lemah

Senin, 9 Februari 2026 07:10 WIB
Rycko Menoza, Anggota Komisi VII DPR RI. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id
Rycko Menoza, Anggota Komisi VII DPR RI. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id

 Sebelumnya 
Bagaimana pandangan Anda terhadap kinerja Menteri Pariwisata sepanjang tahun 2025?

Pertama-tama saya mengapresiasi kinerja Menteri Pariwisata, Widyanti Putri Wardhana sepanjang tahun 2025. Saya kira banyak terobosan dan capaian yang diraih yang tentunya menjadi modal yang baik untuk pencapaian di 2026.

Anda menyinggung soal Karisma Event Nusantara. Apa yang menjadi perhatian utama Anda?

Yang saya soroti adalah semangat keadilan. Kementerian Pariwisata tadi menyampaikan telah menyelenggarakan 99 Karisma Event Nusantara (KEN), dan di Sumatera ada 22 event yang telah terlaksana. Pertanyaan saya sederhana, apakah di dalamnya termasuk Provinsi Lampung? Karena informasi yang saya terima, Lampung justru menjadi satu-satunya provinsi di Sumatera yang tidak masuk Program Wonderful Indonesia.

Baca juga : Kemensos Matangkan Program MBG Untuk Para Lanjut Usia

Apa dampak dari tidak masuknya Lampung dalam program tersebut?

Ini tentu berdampak pada promosi dan pengembangan pariwisata daerah. Bahkan saya sudah sampaikan persoalan ini ke Gubernur Lampung dan akhirnya Kepala Dinas Pariwisata diganti. Artinya ini persoalan serius dan saya berharap ini menjadi masukan bagi Kementerian Pariwisata.

Harapan Anda sebagai anggota DPR terkait kontribusi pariwisata ke daerah?

Kami sebagai anggota DPR sudah hampir setengah masa periode jabatan. Tentu kami ingin pengembangan pariwisata ini benar-benar bermanfaat dan berkontribusi nyata, terutama untuk daerah-daerah yang memiliki potensi wisata besar seperti Lampung. Karena kita tahu salah satu faktor sebab lemahnya performa pariwisata di Lampung adalah bagaimana konektivitas, khususnya di tempat destinasi pariwisata.

Baca juga : Kabur Saat OTT, Penyuap Oknum Pejabat Bea Cukai Serahkan Diri

Selain event, faktor utama yang perlu diperkuat di sektor pariwisata?

Salah satu faktor utamanya adalah konektivitas, terutama menuju destinasi wisata. Saya bersama Kemenpar kemarin melakukan kunjungan ke InJourney di Bandara Soekarno-Hatta. Saya sampaikan bahwa beberapa bandara nasional, termasuk di Lampung, statusnya internasional, tetapi fasilitasnya belum mencerminkan bandara internasional.

Masalah apa saja yang Anda temukan di bandara tersebut?

Masalah fasilitas, imigrasi, dan bea cukai masih menjadi hambatan karena sepengatahuanku fasilitas ini belum ada. Nah ini jelas mengganggu arus wisatawan. Saya juga belum melihat kolaborasi yang kuat antara Kementerian Pariwisata dengan Kementerian Perhubungan, padahal jalur udara adalah salah satu pintu utama masuk ke Lampung. KAL

Baca juga : Paket Beras Dan Minyak Jangkau 33,2 Juta KPM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 18, edisi Senin, 9 Februari 2026 dengan judul "Wisatawan Mancanegara Tembus 15,39 Juta, DPR Soroti Ketimpangan Program Pariwisata Nasional, Rycko Menoza: Konektivitas Daerah Masih Lemah"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.