Dark/Light Mode

Kondisi Timur Tengah Masih Membara, Bagaimana Nasib Pelaksanaan Haji 2026?

Dahnil Anzar Simanjuntak: Semua Opsi Kami Buka Demi Keselamatan Jemaah

Minggu, 15 Maret 2026 07:10 WIB
Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Haji Dan Umrah. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id
Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Haji Dan Umrah. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id

 Sebelumnya 
Rencananya, kapan jemaah haji Indonesia akan berangkat ke Tanah Suci?

Kloter pertama penerbangan jemaah haji dijadwalkan akan berangkat pada tanggal 22 April 2026.

Di tengah kondisi Timur Tengah yang sedang memanas, apakah pemberangkatan jemaah haji Indonesia tetap dilakukan?

Saat ini perencanaan dan persiapan sudah mencapai 98 persen. Kami sudah tuntas mempersiapkan semua aspek keberangkatan.

Apakah tidak berisiko?

Baca juga : DPR Sepakat Perkuat Tata Kelola Dana Haji

Tentu kami berharap eskalasi konflik tidak meningkat karena fokus utama negara adalah keselamatan jemaah haji. Hal itu juga yang menjadi pesan pertama dan utama dari Presiden Prabowo Subianto.

Benarkah ada opsi pembatalan berangkat jika kondisi di Timur Tengah belum mereda?

Semua opsi tetap kami buka demi memastikan keselamatan jemaah benar-benar terjamin.

Sejauh ini, apakah Kemenhaj sudah berdialog dengan Pemerintah Arab Saudi terkait pelaksanaan haji tahun 2026?

Setiap saat kami terus berkoordinasi dengan Kerajaan Arab Saudi untuk mengantisipasi semua kemungkinan. Koordinasi ini penting demi memastikan keselamatan jemaah serta kelancaran pelaksanaan haji 2026.

Baca juga : Pembinaan Atlet Muda Dimulai Dari Sekolah

Apa saja yang menjadi indikator bagi Kemenhaj dalam memutuskan jemaah haji Indonesia berangkat ke Tanah Suci atau tidak?

Indikator utamanya adalah keamanan dan keselamatan jemaah. Bila ada ancaman serius selama penerbangan, maka kami tidak akan mengambil risiko.

Indikator lainnya?

Kedua, ketersediaan suplai logistik pangan dan air yang cukup selama jemaah melaksanakan ibadah di Tanah Suci.

Lantas, apa harapan Anda terkait situasi konflik ini menjelang musim haji?

Baca juga : Mentan Ajak Kaum Muda Terjun Ke Sektor Pertanian

Kami berharap negara-negara yang berkonflik bisa memahami dan menahan diri menjelang pelaksanaan ibadah haji 2026. Haji adalah ibadah yang membawa pesan perdamaian dan diplomasi kesetaraan umat manusia, seperti Khutbah Wada Nabi Muhammad di Arafah yang menyatakan, tidak ada satu ras yang lebih baik dibandingkan ras lain karena yang diukur adalah ketakwaan. Haji juga membawa pesan anti-kekerasan serta menjaga hak-hak perempuan dan anak. Semoga momentum pelaksanaan ibadah haji ini menjadi momentum perdamaian bagi mereka yang berkonflik. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Minggu, 15 Maret 2026 dengan judul "Kondisi Timur Tengah Masih Membara, Bagaimana Nasib Pelaksanaan Haji 2026? Dahnil Anzar Simanjuntak: Semua Opsi Kami Buka Demi Keselamatan Jemaah"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.