Dark/Light Mode

Kapolri Dorong Polisi Pakai Body Cam Saat Amankan Demo, Perlukah?

Rudianto Lallo: Langkah Preventif Agar Aksi Berjalan Damai

Kamis, 29 Oktober 2026 07:15 WIB
Rudianto Lallo, Anggota Komisi III DPR. Foto: Istimewa
Rudianto Lallo, Anggota Komisi III DPR. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mendorong penggunaan kamera tubuh (body camera/body cam) bagi anggota yang bertugas mengamankan aksi demonstrasi. Suyudi menilai penggunaan body cam merupakan salah satu upaya Polri untuk menerapkan pendekatan humanis dalam pengamanan kegiatan masyarakat.

“Sebagai bagian dari penguatan akuntabilitas, Polri juga mendorong penguatan kamera yang dikenakan personel atau body-worn camera dalam pelaksanaan tugas pengamanan,” ujar Suyudi dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10/2026).

Dia menambahkan, Polri berkomitmen untuk terus memperkuat penegakan hukum yang berkeadilan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga stabilitas keamanan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemberantasan kejahatan, perlindungan masyarakat, pembenahan internal, dan penguatan kemitraan dengan masyarakat.

Baca juga : Bambang Rukminto: Perlu Diapresiasi, Tapi SOP-nya Harus Jelas

“Kami menyadari bahwa stabilitas keamanan merupakan prasyarat penting bagi keberlangsungan pembangunan nasional. Oleh karena itu, Polri berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pelaksanaan Asta Cita Pemerintah,” tambahnya.

Suyudi menegaskan bahwa berbagai upaya tersebut harus disertai reformasi internal yang berkelanjutan. Pembenahan dilakukan melalui penguatan pengawasan, penerapan sistem merit dalam pembinaan karier, transformasi digital, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas pelayanan.

“Kami menyadari bahwa upaya Polri masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kami terus berbenah, mendengarkan masukan masyarakat, dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

Baca juga : Bahlil Cari Pasokan ke China & India, Tenang Stok BBM Aman

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo menilai arahan Kapolri tersebut sangat baik. Menurut dia, penggunaan body cam dapat membantu memantau dan mengawasi jalannya pengamanan aksi demonstrasi.

“Ini dapat meminimalkan serta mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, terutama aksi kekerasan yang memang tidak dibenarkan,” ujar Ketua DPP Partai NasDem tersebut kepada Rakyat Merdeka, Rabu (28/10/2026).

Sementara itu, pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto, menilai langkah Kapolri tersebut positif dan patut diapresiasi. Pasalnya, kata dia, penggunaan body cam dapat memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengamanan demonstrasi.

Baca juga : Bertemu Luhut, Yusril Mau Revisi Definisi Korupsi

Namun, lanjut dia, kebijakan ini tidak boleh berhenti sebagai instruksi pimpinan atau sekadar respons terhadap peristiwa yang sedang menjadi perhatian publik.

“Harus ada standar operasional yang jelas,” tegas Bambang kepada Rakyat Merdeka, Rabu (28/10/2026).

Untuk mengetahui pandangan Rudianto Lallo mengenai pernyataan Kapolri yang mendorong penggunaan body cam bagi anggota yang bertugas mengamankan aksi demonstrasi, berikut wawancaranya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.