Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kapolri Dorong Polisi Pakai Body Cam Saat Amankan Demo, Perlukah?
Rudianto Lallo: Langkah Preventif Agar Aksi Berjalan Damai
Kamis, 29 Oktober 2026 07:15 WIB
Sebelumnya
Bagaimana Anda melihat arahan Kapolri agar anggota Kepolisian yang bertugas mengamankan aksi unjuk rasa dilengkapi dengan kamera tubuh (body camera)?
Saya kira itu ide atau arahan yang berbeda, sesuatu yang baru, dan menurut saya sangat bagus. Tujuannya agar situasi penanganan aksi unjuk rasa dapat terpantau dengan baik sehingga bisa meminimalkan dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, terutama aksi kekerasan yang memang tidak dibenarkan.
Pendekatan baru ini penting agar Kepolisian tidak lagi mengedepankan cara-cara represif, melainkan pendekatan persuasif dan preventif. Langkah preventif ini bertujuan menjaga agar tidak terjadi aksi saling dorong yang berujung pada kekerasan. Jadi, apa yang disampaikan Kapolri perlu kita dukung sebagai upaya atau langkah inovatif dalam penanganan unjuk rasa yang bermuara pada pendekatan humanis.
Baca juga : Bambang Rukminto: Perlu Diapresiasi, Tapi SOP-nya Harus Jelas
Apakah ini akan membatasi hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat?
Masyarakat atau organisasi kemasyarakatan silakan melakukan aksi unjuk rasa karena hal itu dijamin oleh undang-undang. Namun, tata cara pelaksanaan unjuk rasa juga harus mengikuti aturan. Aksi tidak boleh melanggar hak pengguna jalan, mengganggu fasilitas layanan publik, dan sebagainya. Itulah harapan kita.
Kepolisian bertugas mengawal jalannya penyampaian aspirasi dan pendapat tersebut dengan pendekatan humanis, bukan represif. Penggunaan body camera menjadi salah satu sarana agar seluruh proses pengamanan di lapangan dapat dipantau dan dipastikan berjalan sesuai dengan standar.
Baca juga : Bahlil Cari Pasokan ke China & India, Tenang Stok BBM Aman
Pengamat Kepolisian Bambang Rukminto berharap penggunaan body camera bukan sekadar untuk “mencari-cari” kesalahan massa aksi demonstrasi. Apa tanggapan Anda?
Saya kira itu kembali pada niat dan tujuannya. Jika tujuan utamanya adalah memonitor, memantau, serta menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, menurut saya, itu sangat bagus.
Kehadiran body camera justru bisa mencegah terjadinya pemutarbalikan fakta atau fitnah di kemudian hari terkait suatu peristiwa. Misalnya, jika muncul klaim kekerasan saat unjuk rasa, rekaman yang terbuka dan transparan dapat membantu meminimalkan potensi kekerasan dan memperjelas apa yang sebenarnya terjadi.
Baca juga : Bertemu Luhut, Yusril Mau Revisi Definisi Korupsi
Karena saya melihat langkah ini didasari niat baik untuk mewujudkan pengawalan yang humanis, semua pihak seharusnya merasa terlindungi dengan adanya pengawasan ini. NNM
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Kamis, 29 Oktober 2026 dengan judul "Kapolri Dorong Polisi Pakai Body Cam Saat Amankan Demo, Perlukah? Rudianto Lallo: Langkah Preventif Agar Aksi Berjalan Damai"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya