Dewan Pers

Dark/Light Mode

Catatan Misbah Fikrianto

Kerja Sama HIPKIN dengan Pusat Kurikulum dan Pembelajaran

Senin, 5 Desember 2022 23:17 WIB
Seminar dan Kongres Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN), di Universitas Pendidikan Indonesia. (Foto: HIPKIN)
Seminar dan Kongres Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN), di Universitas Pendidikan Indonesia. (Foto: HIPKIN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pembahasan tentang pendidikan terus menjadi fokus utama. Sektor pendidikan menjadi unggulan karena banyaknya program peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui berbagai lembaga. Perkembangan pendidikan di Indonesia sangat pesat. Hal ini dapat dilihat dari transformasi teknologi dan pengembangan kompetensi SDM yang meningkat. Kondisi pendidikan, terutama pembelajaran, mengalami perubahan yang drastis. Pascapandemi, memberikan perubahan layanan pembelajaran yang adaptif.

Salah satu komponen pendidikan, di antaranya kurikulum. Pengembangan kurikulum di Indonesia menyesuaikan pada kebutuhan generasinya. Era Digital 5.0 menjadi momentum penyesuaian kurikulum yang aktual.

Penerapan Kurikulum Merdeka menjadi bagian dari upaya memberikan peningkatan kompetensi siswa secara holistik dan bermakna. Beberapa ciri khas Kurikulum Merdeka, di antaranya proses pembelajaran yang kontekstual, mendalam, bermakna, dan sesuai dengan kebutuhan siswa.

Pada kegiatan Seminar dan Kongres Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN) di Kampus Universitas Pendidikan Indonesia, terjadi pembahasan untuk melakukan kerja sama secara formal. Peluang kerja sama antara HIPKIN dengan Pusat Kurikulum dan Pembelajaran terbuka lebar. Banyak potensi kerja sama, di antaranya: pelaksanaan program bersama untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka, peningkatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan lainnya, dan potensi untuk memberikan layanan konsultasi pengembangan kurikulum di Indonesia.

Berita Terkait : Anggaran Krisis Pangan Dan Energi Belum Ideal

Jabatan Fungsional Pengembang Kurikulum
Berdasarkan Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 57 tahun 2020 tentang Jabatan Fungsional Pengembang Kurikulum pada Pasal 1 ayat 5, jabatan Fungsional Pengembang Kurikulum adalah jabatan yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggung jawab, dan wewenang untuk melakukan pengembangan kurikulum. Pengembangan kurikulum sangat strategis. Pengembangan kurikulum adalah proses pengembangan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan.

Jabatan Fungsional Pengembang Kurikulum memiliki berbagai kegiatan yang relevan dengan kurikulum. Kegiatan tersebut di antaranya: perencanaan kurikulum, penyusunan kurikulum, implementasi kurikulum, dan evaluasi kurikulum. Peran dan fungsi pengembang kurikulum sangat dibutuhkan pada berbagai lembaga.

Kontribusi HIPKIN
Keberadaan HIPKIN sangat strategis. Program dan layanan dari HIPKIN sangat dibutuhkan, terutama dalam mengembangkan kegiatan pada Jabatan Fungsional Pengembang Kurikulum. Pengurus Pusat HIPKIN harus lebih terbuka, banyak melakukan sosialisasi, dan mengajak kerja sama dengan semua pihak untuk mendukung kemajuan Jabatan Fungsional Pengembang Kurikulum.

HIPKIN menjadi jembatan untuk pengembangan keprofesian pada jabatan fungsional pengembang kurikulum. Program kerja pengembangan kurikulum menjadi lebih terbuka dan lebih luas lagi.

Berita Terkait : Bertemu PM India, Mahfud Bahas Kerja Sama Pencegahan Radikalisme

Pengurus pusat dan wilayah HIPKIN diharapkan proaktif untuk melakukan kerja sama dan memberikan desiminasi hasil pengembangan kurikulum kepada stakeholder terkait. Semua program memberikan layanan untuk pengembangan kurikulum dari jenjang Pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Beberapa program Unggulan masing-masing bidang, di antaranya: program peningkatan kompetensi Jabatan Fungsional Pengembang Kurikulum, melakukan layanan publikasi karya pengembang kurikulum, advokasi profesi dan kegiatan pengembang kurikulum, serta sampai kepada rintisan sertifikasi.

Peluang berkembang HIPKIN sangat terbuka luas. Potensi untuk melakukan pengembangan organisasi dan program sangat dinantikan. Kerja sama dengan berbagai lembaga dilakukan secara berkelanjutan. 

Kerja Sama dengan Pusat Kurikulum dan Pembelajaran
Implementasi Kurikulum Merdeka mendorong peran HIPKIN lebih besar lagi. Banyak sekolah yang membutuhkan pendampingan, pengembangan, dan peningkatan kapasitas pendidik dan tenaga kependidikan. Oleh karena itu, HIPKIN harus melakukan kerja sama dengan semua pihak. Kerja sama dilakukan untuk memperluas layanan, pengembangan organisasi, dan memberikan manfaat langsung kepada para pihak yang membutuhkan.

Pada saat Seminar dan Kongres di Universitas Pendidikan Indonesia, 3 Desember 2022, Plt Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran membuka dan mengajak kerja sama dengan HIPKIN secara formal. Beliau memberikan peluang untuk kerja sama yang lebih besar dan luas. Hal ini menjadi pintu masuk untuk mengembangkan kurikulum yang lebih terintegrasi.

Berita Terkait : Kereta Cepat Membangun Sejarah dan Peradaban

Harapannya, Pengurus Pusat HIPKIN berkomitmen dan meningkatkan layanan yang lebih besar. Dukungan semua pihak untuk meningkatkan dan memajukan HIPKIN sangat ditunggu. Semoga dengan berkembang dan majunya kurikulum, akan menghasilkan lulusan dan SDM yang berdaya saing di tingkat nasional dan internasional.■