Dark/Light Mode

Bertemu PM India, Mahfud Bahas Kerja Sama Pencegahan Radikalisme

Rabu, 30 November 2022 19:13 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD usai bertemu dengan Perdana Menteri India Narendra Modi di New Delhi, India, Selasa (29/11). (Foto: Kemenko Polhukam)
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD usai bertemu dengan Perdana Menteri India Narendra Modi di New Delhi, India, Selasa (29/11). (Foto: Kemenko Polhukam)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD bertemu dengan Perdana Menteri India Narendra Modi. Keduanya membicarakan kesiapan Indonesia untuk menjalin kerja sama dalam berbagai bidang dengan India.

Dalam pertemuan, Modi menyatakan kekaguman atas suksesnya pelaksanaan Kepemimpinan Indonesia dalam G20. Pertemuan berlangsung di tengah rangkaian kunjungan kerja Menko Polhukam ke India, Selasa (29/11).

Menko Mahfud menyatakan, Indonesia siap menjalin kerja sama dalam berbagai bidang dengan India.

Baca juga : Komunitas Pelestari Budaya Bahas Langkah Pengajuan Kebaya Ke UNESCO

"Kami menyambut ajakan bekerja sama yang disampaikan PM Modi di bidang pendidikan, penanganan bencana, pencegahan radikalisme dan ektremisme," kata Mahfud.

Perdana Menteri Modi juga secara khusus menyatakan kekaguman atas program penghijauan hutan mangrove yang dikunjunginya saat di Bali saat G20. Hal itu memberinya inspirasinya untuk melakukan hal yang sama di India.

Pada hari yang sama, Menko juga melakukan pertemuan dengan perwakilan WNI yang ada di New Delhi, India.

Baca juga : Karyoto: KPK Siap Kerja Sama Dengan Polri Usut Kasus Ismail Bolong

Di temu masyarakat yang difasilitasi Duta Besar Ina Krisnamurthi di KBRI New Delhi, Menko Polhukam mengatakan bahwa salah satu cara menjaga nama baik bangsa adalah dengan menjaga nama baik diri sendiri.

Di hadapan warga Indonesia di India, Menko memaparkan dinamika demokrasi di Indonesia.

"Meskipun belum sempurna, demokrasi Indonesia mengalami proses ke arah demokrasi yang lebih baik. Di sana-sini memang ada situasi tertentu dalam proses politik yang membuat kecewa. Namun kekecewaan itu tidak boleh membuat kita meninggalkan Indonesia," ujar Mahfud.

Baca juga : Skuad Persija Nggak Sabar Gunakan Stadion GBK

Sebaliknya, ujar Menko Mahfud, kesetiaan pada Indonesia perlu terus dijaga, dan semua WNI diharapkan untuk berkontribusi positif membangun Indonesia.

Selama kunjungan kerja di India Menko juga bertemu Penasehat Keamanan Nasional dan Menteri Luar Negeri India. Menko Mahfud juga menjadi pembicara kunci dalam seminar antar agama di New Delhi. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.