Dark/Light Mode

Inggris Vs Ghana, Three Lions Diganggu Sihir The Black Stars

Selasa, 23 Juni 2026 07:40 WIB
Inggris dan Ghana saling berebut puncak Grup L Piala Dunia 2026. (Foto: Dok. RM.id)
Inggris dan Ghana saling berebut puncak Grup L Piala Dunia 2026. (Foto: Dok. RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Puncak klasemen Grup L Piala Dunia 2026 akan diperebutkan Inggris dan Ghana. Di atas kertas Inggris yang dikenal dengan julukan “Three Lions” memang diunggulkan, tapi Ghana datang dengan modal kemenangan, kepercayaan diri tinggi, dan sebuah cerita unik tentang “sihir” yang diklaim mujarab untuk memuluskan perjuangan The Black Stars

Duel Inggris vs Ghana akan digelar di Gillette Stadium, Foxborough, Amerika Serikat, Rabu (24/6/2026) pukul 03.00 WIB. Di matchday putaran 2 ini, Inggris dan Ghana datang dengan sama-sama mengoleksi 3 poin dari pertandingan sebelumnya. 

Inggris datang dengan modal kemenangan meyakinkan 4-2 atas Kroasia di laga perdana. Sementara Ghana membuka langkahnya dengan kemenangan tipis 1-0 atas Panama berkat gol dramatis di penghujung pertandingan.

The Three Lions tampil perkasa ketika menundukkan Kroasia. Harry Kane mencetak dua gol dan menjadi bintang kemenangan Inggris. Meski sempat terlihat rapuh di babak pertama, skuad asuhan Thomas Tuchel mampu bangkit selepas jeda. 

Jude Bellingham menjadi motor kebangkitan Inggris setelah mencetak gol penting, sementara Marcus Rashford memastikan kemenangan lewat gol penutup di fase akhir pertandingan. Berkat performa impresif tersebut, Inggris kini dipandang sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026. 

Baca juga : AS-Iran Berunding Di Swiss, Israel Masih Berusaha Gagalkan Perdamaian

Pelatih Thomas Tuchel diperkirakan tidak akan melakukan banyak perubahan pada susunan pemainnya. Anthony Gordon dan Noni Madueke diprediksi kembali mengisi sektor sayap. Di lini belakang, John Stones tetap menjadi andalan. Sementara di depan, Harry Kane kembali dipercaya sebagai ujung tombak untuk menambah pundi-pundi gol Inggris. 

Kabar baik juga datang dari ruang perawatan. Declan Rice dan Marcus Rashford telah kembali mengikuti latihan penuh setelah sebelumnya mengalami masalah otot dan punggung saat menghadapi Kroasia. “Saya siap. Saya fit dan sangat bersemangat untuk bermain. Saya pikir keputusan menarik saya keluar saat melawan Kroasia adalah langkah yang tepat,” kata Rice. 

Sayangnya, Bukayo Saka masih belum berlatih bersama rekan-rekannya. Winger Arsenal itu masih menjalani program pemulihan cedera Achilles. 

Penyerang Aston Villa, Ollie Watkins mengungkapkan, bahwa Tuchel menuntut konsentrasi penuh dari seluruh pemainnya. Menurutnya, pelatih asal Jerman tersebut sangat disiplin dan selalu menuntut performa terbaik. 

“Dia selalu menuntut yang terbaik dan memastikan Anda berada dalam kondisi siap setiap hari,” ujar Watkins. 

Baca juga : Kloter Penutup Berangkat, Layanan Haji Makkah Rampung

Di kubu lawan, performa Ghana sebenarnya belum terlalu meyakinkan. Panama bahkan mampu memberikan perlawanan sengit dan mendominasi permainan di sejumlah fase pertandingan. Caleb Yirenkyi menjadi pahlawan setelah mencetak gol kemenangan di masa injury time babak kedua. 

Thomas Partey berpeluang kembali masuk ke susunan pemain utama setelah absen saat menghadapi Panama. Kehadirannya diyakini dapat meningkatkan keseimbangan lini tengah sekaligus memperkuat pertahanan. 

Namun, Ghana juga mendapat kabar kurang baik. Penjaga gawang Lawrence Ati-Zigi masih dibekap cedera dan diragukan tampil setelah harus meninggalkan lapangan saat jeda pertandingan perdana. 

The Black Stars mengandalkan Antoine Semenyo sebagai motor kreativitas serangan. Penyerang Bournemouth itu tampil sebagai pemain terbaik saat melawan Panama berkat kemampuannya bergerak dinamis, berpindah dari sisi sayap menuju area sentral ketika tim mengalami kebuntuan. 

Secara kualitas individu, kedalaman skuad, dan performa terkini, Inggris memang masih berada di atas Ghana. Karena itu, Ghana kemungkinan akan mengandalkan pendekatan pragmatis khas pelatih Carlos Queiroz, yakni bermain dengan blok pertahanan rapat dan mengandalkan transisi cepat. 

Baca juga : KPK Tuntut Bos BR Cargo 3 Tahun Bui-Denda 300 Juta

Namun, sepak bola tidak selalu berjalan sesuai prediksi di atas kertas. Bahkan, cerita unik muncul menjelang laga ini. Dukun tersohor asal Ghana, Nana Kwaku Bonsam, mengaku akan melakukan ritual spiritual untuk “mengerjai” Harry Kane. 

Nana Kwaku Bonsam mengklaim memiliki rekam jejak dalam memengaruhi hasil pertandingan besar. Sebelumnya, ia pernah menyatakan bertanggung jawab atas cedera yang dialami Cristiano Ronaldo menjelang Piala Dunia 2014 ketika Ghana berhadapan dengan Portugal. “Saya sedang mengincar Harry Kane. 

Saya telah menunjukkan kemampuan saya sebelumnya, jadi saya tahu apa yang harus dilakukan untuk menghentikannya. Saya tak mendoakan cedera serius. Ini hanya cukup untuk menghentikannya bermain melawan negara saya,” ujar Nana seperti dikutip Daily Star. 

Pemenang pertandingan ini dipastikan mengoleksi 6 poin sekaligus membuka jalan lebar menuju babak 32 besar. Akankah The Three Lions kembali mengaum dan mengunci posisi puncak grup? Atau justru The Black Stars kembali menyajikan “sihirnya” dan membuat kejutan di Piala Dunia 2026? [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.