Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Digelar President University
Mahasiswa Prodi IT Indonesia dan Korea Adu Kreativitas di Pantai Tanjung Lesung
Sabtu, 16 November 2024 15:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dalam suasana yang jauh dari hiruk pikuk kota, puluhan mahasiswa President University dan mahasiswa internasional dari Ang-Chung University, Korea Selatan, berkumpul di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Banten. Mereka berkumpul untuk berkompetisi dalam sebuah ajang Hackathon tingkat internasional.
Para pengembang perangkat lunak muda ini beradu ide, keterampilan ilmu teknologi (IT), dan berkolaborasi untuk memecahkan masalah dan menciptakan solusi inovatif dalam suasana pantai yang indah dengan deburan ombak yang menenangkan selama tiga hari.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Penelitian, dan Inovasi President University, Dr. Adhi Setyo Santoso, mengemukakan bahwa konsep Hackathon yang diadakan di lokasi yang tenang dan damai ini bukanlah tanpa alasan. Pasalnya, dengan jauh dari kebisingan dan kesibukan perkotaan, para peserta diberikan ruang dan waktu untuk benar-benar fokus pada ide untuk melahirkan solusi yang inovatif.
Baca juga : Dihadiri Presiden, Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024 Berjalan Sukses
"Kami ingin menciptakan lingkungan yang berbeda dari Hackathon pada umumnya di ruangan atau di kelas, dengan membawa para peserta ke alam," ucapnya, dalam keterangan yang diterima redaksi, Sabtu (16/11/2024).
Pihaknya melakukan Inovation Camp dan juga Programing Coding dan segala macam di resort di pinggir pantai. "Bahkan beach-nya sendiri kami lakukan di Beach Club di pinggir pantai itu. Kami berharap dengan suasana ini mereka bisa menemukan inspirasi baru dan menghasilkan solusi yang lebih kreatif dan brilliant,” tambah Adhi.
Kegiatan BeachHackathon (BeachHacks) di KEK Tanjung Lesung ini merupakan kegiatan Joint Hackathon antar president university dan Chun-Ang University dari Korea.
Baca juga : Kemah Indonesia Suarakan Komitmen Terhadap Keberlanjutan Lingkungan
“Tujuan kami menyelenggarakan institusi ini karena kami melihat, di industri IT itu sekarang sifatnya emerging. Jadi emerging itu kita melihat sesuatu selalu ada yang baru tiap tahun, tiap bulan bahkan, tiap minggu,” jelas Adhi.
Dengan waktu tiga hari, lanjutnya, para mahasiswa ini mendapatkan challenge untuk membuat inovasi. Inovasi tersebut mereka melakukan dengan orang-orang yang mereka juga baru kenal dengan latar belakang yang berbeda. Mahasiswa Indonesia dapat mempelajari cara kerja dari mahasiswa Korea, dan mahasiswa Korea juga dapat mempelajari cara kerja mahasiswa dari Indonesia.
“Dengan begitu, kemampuan konstektual awerness mereka akan meningkat dan dari sisi inovatif. Tentu itu akan baik sekali untuk menelurkan ide-ide yang mempunyai value added tinggi dan bisa kita lihat dari hasil karya dan prototipe dari mereka,” jelas Adhi.
Baca juga : 12 Pemain BRI Liga 1 Perkuat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Selain itu, kegiatan Hackalton yang dibuat oleh President University ini merupakan penjabaran dari visi kampus sebagai global university. “Visi kita adalah Internasional University. Jadi kami harapkan mahasiswa yang masuk belajar dikampus ini bisa meng-explore apa yang terjadi di dunia internasional khususnya yang terjadi didalam dunia IT di Indonesia termasuk juga di Korea,” tutup Adhi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya