Dark/Light Mode

Milad ke-24, Universitas Al Azhar Indonesia Canangkan Gerakan UAI UNGGUL

Kamis, 22 Agustus 2024 17:58 WIB
Sidang Terbuka Senat Akademik Milad ke-24 UAI, di Auditorium UAI Lantai 3, Jakarta, Rabu (22/8/2024). (Foto: Dok. UAI)
Sidang Terbuka Senat Akademik Milad ke-24 UAI, di Auditorium UAI Lantai 3, Jakarta, Rabu (22/8/2024). (Foto: Dok. UAI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam rangka memperingati Milad ke-24, Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) menyelenggarakan Sidang Terbuka Senat Akademik Milad UAI, di Auditorium UAI Lantai 3, Jakarta, Rabu (22/8/2024). Acara ini dihadiri seluruh Sivitas Akademika UAI, Guru Besar Tamu, pengurus Yayasan Pesantren Islam Al Azhar (YPIA), Ketua Dewan Eksekutif BAN-PT, Kepala LLDIKTI Wilayah III, serta tamu dari beberapa perguruan tinggi di Jabodetabek. 

Rektor Universitas Al Azhar Indonesia Prof Asep Saefuddin dalam sambutannya menuturkan, selama 24 tahun berdiri, UAI senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai keilmuan dan spirit ke-Islaman. “Selama lebih dari dua dekade, UAI telah menjadi tempat bagi ribuan generasi penerus bangsa untuk mendapatkan pendidikan agar mereka menjadi lebih baik,” ucapnya, dengan penuh rasa bangga. 

Prof Asep mencanangkan gerakan UNGGUL (Unite Networking Great Growth Universal Leading) sebagai penerapan akreditasi Unggul yang telah berhasil diraih oleh UAI pada 4 Juni 2024. Selain itu, dia memperkenalkan beberapa Guru Besar Tamu yang hadir di Sidang Senat Akademik, seperti Prof Ari Purbayanto, Prof Aman Wirakartakusumah, dan Prof Michael Goutama. 

Baca juga : Antar Indonesia Menuju Kemajuan, Ini 4 Tujuan Pemindahan IKN

Ketua Pembina YPI Al Azhar Prof Jimly Asshiddiqie memberikan sambutan serta ucapan selamat atas hari jadi Universitas Al Azhar Indonesia yang ke-24. “Universitas ini lahir dalam rangka membebaskan rakyat Indonesia dari kebodohan, penjajahan, dan keterbelakangan,” ucapnya, tentang Milad UAI yang bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia.

"Saya mengajak UAI dan berbagai pihak untuk bersama-sama membangun Indonesia menjadi lebih baik melalui manusia yang berkualitas serta berintegritas," sambunya.

Kepala LLDIKTI Wilayah III Jakarta Prof Toni Toharudin mengatakan, berbagai prestasi yang diraih UAI tidak hanya dinilai sebagai angka belaka, tetapi menjadi cerminan dedikasi dari sivitas akademika UAI yang terus memberikan upaya terbaiknya demi mengharumkan nama universitas. Tidak hanya itu, dia juga mengungkap bahwa inovasi dan kolaborasi menjadi kunci dalam mencapai UAI UNGGUL.

Baca juga : Raih 2 Emas di Olimpiade Paris, Indonesia Makin Menyala

Ketua Dewan Eksekutif BAN-PT Prof Ari Purbayanto menyampaikan orasi ilmiah yang bertopik “Perguruan Tinggi Bermutu Untuk Menyiapkan SDM Unggul”. Menurutnya, terdapat beberapa tantangan yang harus dilalui dalam melaksanakan upaya penjaminan mutu perguruan tinggi, yaitu sumber daya dan pendanaan, budaya mutu, serta adanya berbagai kesenjangan.  Untuk mempertahankan akreditasi dan perbaikan berkelanjutan, perguruan tinggi harus menjalankan tinjauan mutu secara berkala, pelaporan (transparansi), hingga perbaikan mutu yang berkelanjutan. 

Prof Ari memperkenalkan konsep KEIZEN of Programme Structure & Content, suatu konsep praktik perbaikan mutu asal Jepang yang sudah dikenal dan diterapkan secara global, sebagai solusi dalam melaksanakan perbaikan mutu perguruan tinggi berkelanjutan.

Sidang Senat Akademik menampilkan hiburan berupa paduan suara dari Rektor dan perwakilan Sivitas Akademika UAI. Lagu yang dinyanyikan oleh tim paduan suara yaitu lagu nasional “Tanah Airku”. Tidak hanya itu, UAI juga mengumumkan penghargaan bagi pegawai maupun fakultas yang berprestasi, yaitu UAI Award dan AMI Award. 

Baca juga : Lifter Eko Yuli Gagal Raih Medali, Indonesia Masih Peringkat Ke-72

Acara ditutup dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UAI dengan IPMI Institute dan Badan Urusan Logistik (Bulog). Penandatanganan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari hubungan kerjasama yang telah dijalin dengan IPMI Institute dan Bulog dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian masyarakat.

"Semoga di usia ke-24, Universitas Al Azhar Indonesia terus maju dan membangun generasi muda yang unggul dan bermartabat," tambah Prof Asep.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.