Dark/Light Mode

SD Negeri Gunung Sari Dalam: Pionir Pendidikan Inklusif di Cirebon

Selasa, 7 Januari 2025 22:58 WIB
Para siswa SD Negeri Gunung Sari Dalam (Foto: Dok. Pribadi)
Para siswa SD Negeri Gunung Sari Dalam (Foto: Dok. Pribadi)

SD Negeri Gunung Sari Dalam, yang terletak di Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, telah mengukir prestasi sebagai pelopor pendidikan inklusif. Dengan visi “Unggul dalam Sains, Olahraga, Kesehatan, dan Berakhlaqulkarimah, serta Melayani Anak Berkebutuhan Khusus”, sekolah ini menegaskan bahwa pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi inti dari inovasi mereka.

Pengembangan SDM Fondasi Inklusi

Selama lima tahun terakhir, SD Negeri Gunung Sari Dalam terus mengembangkan kapasitas para pendidiknya melalui berbagai program pelatihan. Kepala Sekolah, Oman Rohmana, menggarisbawahi pentingnya kualitas guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah dan inklusif. “Kami percaya bahwa guru yang terlatih tidak hanya menjadi fasilitator pembelajaran, tetapi juga agen perubahan yang dapat membangun karakter siswa,” ujarnya, dengan penuh keyakinan.

Program pelatihan ini meliputi aspek teoritis dan praktik langsung, memungkinkan para guru untuk menerapkan metode pengajaran terbaik dalam kelas yang heterogen. Kemitraan dengan Sekolah Luar Biasa (SLB), Kementerian Pendidikan, dan pengawas pendidikan menjadi fondasi utama dari upaya ini.

Evaluasi Berkala Pilar Peningkatan Kualitas

Baca juga : Menuju Politik Pendidikan Yang Sehat

Untuk menjaga mutu pendidikan, evaluasi dilakukan secara berkala setiap enam bulan. Observasi langsung terhadap metode pengajaran, penggunaan alat bantu, dan teknologi seperti proyektor menjadi bagian dari evaluasi ini. Hasilnya tidak hanya memperkuat kinerja guru, tetapi juga menjadi bahan refleksi untuk memperbaiki proses pembelajaran secara keseluruhan.

Pendidikan Karakter: Nilai Tak Tergantikan

SD Negeri Gunung Sari Dalam juga menanamkan nilai-nilai karakter melalui berbagai kegiatan. Setiap Jumat, misalnya, siswa bersama guru mengikuti doa bersama dan kegiatan keagamaan lainnya. Selain itu, penghargaan atas perilaku positif siswa diberikan secara rutin untuk membangun semangat kompetitif yang sehat.

“Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia. Nilai-nilai seperti empati, solidaritas, dan disiplin kami tanamkan melalui pengalaman nyata di sekolah,” tambahnya.

Baca juga : Serius Garap Pasar AC, Midea Resmikan Pro Shop ke-8 di Serpong

Kemitraan strategis dengan pusat kesehatan dan psikolog telah membantu sekolah dalam melakukan asesmen awal terhadap siswa berkebutuhan khusus. Selain itu, program Tabungan Anak Sekolah (TAS) yang digagas bersama Bank Pasar memberikan literasi keuangan kepada siswa, sekaligus mendorong mereka untuk merencanakan masa depan dengan lebih baik.

Visi Jangka Panjang

SD Negeri Gunung Sari Dalam berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan lanjutan dan pengembangan program berbasis teknologi. "Pengembangan sumber daya manusia adalah investasi utama kami untuk menciptakan pendidikan inklusif yang berkualitas," ungkapnya.

Dengan semangat inovasi berbasis sumber daya manusia, SD Gunung Sari Dalam telah membuktikan bahwa pendidikan inklusif dapat menjadi fondasi transformasi sosial yang nyata. Sekolah ini adalah bukti bahwa dengan dedikasi dan kerja sama, pendidikan dapat membuka pintu masa depan yang cerah bagi semua anak.

suci nurhayati
suci nurhayati
Mahasiswa Institut Prima Bangsa

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.